02/03/2026
Virus Nipah adalah virus zoonosis (menular dari hewan ke manusia) yang dapat menyebabkan infeksi berat pada otak (ensefalitis) dan gangguan pernapasan. Virus ini pertama kali teridentifikasi tahun 1998 di Malaysia.
🔎 Penyebab
Virus ini termasuk genus Henipavirus.
Reservoir alaminya adalah kelelawar pemakan buah (flying fox).
🐾 Cara Penularan
Penularan bisa terjadi melalui:
Kontak langsung dengan kelelawar yang terinfeksi
Mengonsumsi buah atau minuman yang terkontaminasi air liur/urine kelelawar
Kontak dengan hewan ternak (seperti babi) yang terinfeksi
Penularan antar manusia melalui cairan tubuh
⚠️ Gejala
Gejala biasanya muncul 4–14 hari setelah terpapar:
Demam
Sakit kepala
Pusing
Mual muntah
Gangguan pernapasan
Mengantuk berat hingga penurunan kesadaran
Pada kasus berat bisa menyebabkan pembengkakan otak (ensefalitis) dan berakibat fatal.
❗ Tingkat Kematian
Virus Nipah memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi, sekitar 40–75%, tergantung pada kondisi wabah dan penanganan medis.
💊 Apakah Ada Obat/Vaksin?
Saat ini belum ada obat khusus atau vaksin yang tersedia secara luas. Penanganan bersifat suportif (meredakan gejala dan menjaga kondisi pasien).