20/04/2015
Hidup ini terlalu pendek untuk di lalui,
setelah itu semua manusia bakal mati . kita meyakini,
bahwa
kehidupan setelah kematian adalah kehidupan yang
lebih
panjang masanya, atau bisa juga disebut kehidupan
yang
kekal (kecuali Allah berkehendak lain). Islam meyakini
p**a,
bahwa kehidupan kedua setelah kematian akan
terdapat
pembalasan dari Allah, Tuhan yang telah
menciptakan langit
dan bumi beserta isinya. Ada yang dibalas dengan
kebaikan
dan kesenangan, tetapi ada juga yang di balas
dengan
keburukan, hinaan dan siksaan.
Neraka telah disiapkan Allah Subhanahu wa Ta’ala
bagi
orang-orang yang mengkufuri-Nya, membantah
syari’at-Nya,
dan mendustakan Rasul-Nya. Bagi mereka adzab
yang pedih,
dan penjara bagi orang-orang yang gemar berbuat
kefasiqan.
Itulah kehinaan dan kerugian yang paling besar.
Allah -Subhanahu wa ta’ala- berfirman: “Ya Tuhan
kami,
sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan
ke dalam
neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, & tak
ada
bagi orang-orang yang zhalim seorang
penolongpun.” (QS Ali
‘Imran: 192).
Demikian p**a firman Allah Ta’ala: “Katakanlah:
‘Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-
orang
yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya
pada
hari kiamat.’ Ingatlah yang demikian itu adalah
kerugian yang
nyata!”. (QS Az Zumar: 15).
Itulah seburuk-buruk tempat kembali. “Sesungguhnya
Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan
tempat
kediaman.” (QS Furqan: 66).
Kedalaman api neraka :
Dari Abu Hurairah -Radhiyallaahu ‘anhu- : “Kami
bersama
Rasulullah -Shallallaahu ‘alaihi wa sallam-, tiba-tiba
terdengar suara benda jatuh. Maka Nabi Muhammad
-
Shallallaahu alaihi wa sallam- bertanya: ‘Tahukah
kalian
apakah itu?’ Kami pun menjawab: ‘Allah & RasulNya
lebih
mengetahui’. Rasulullah bersabda: ‘Itu adalah batu
yang
dilemparkan ke dalam neraka sejak tujuh puluh
tahun lalu.
Batu itu jatuh ke dalam neraka, hingga baru
mencapai
dasarnya tadi!’”. (Hadits shahih riwayat Abu
Hurairah).
Bahan bakar api neraka :
Allah Ta’ala berfirman: “Peliharalah dirimu dari
neraka yang
bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan
bagi
orang-orang kafir!”. (QS Al-Baqarah : 24).
Batu yang dimaksud dalam ayat ini ditafsirkan oleh
Ibnu
Abbas dan sebagian besar pakar tafsir dengan
belerang,
dikarenakan sifatnya yang mudah menyala lagi busuk
baunya. Sebagian pakar tafsir juga berpendapat
bahwa yang
dimaksud batu di sini, ialah berhala-berhala yang
disembah,
sebagaimana Allah berfirman (yang artinya):
“Sesungguhnya
kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah,
adalah
umpan Jahannam, kamu pasti masuk ke dalamnya!”.
(QS Al-
Anbiya’: 98).
Bagaimanakah panasnya neraka?
Allah Ta’ala berfirman:
ﻓﺄﻧﺬﺭﺗﻜﻢ ﻧﺎﺭﺍ ﺗﻠﻈﻰ
“Maka aku peringatkan kalian dengan api neraka yang
menyala-nyala.” (QS. Al-Lail: 14)
Allah Ta’ala berfirman:
ﻛﻼ ﺇﻧﻬﺎ ﻟﻈﻰ. ﻧﺰﺍﻋﺔ ﻟﻠﺸﻮﻯ
“Sekali-kali tidak, sesungguhnya neraka itu adalah api
yang
bergejolak, yang mengupas kulit kepala.” (QS. Al-
Ma’arij:
15-16)
Allah Ta’ala berfirman:
ﻓﺎﺗﻘﻮﺍ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﺍﻟﺘﻲ ﻭﻗﻮﺩﻫﺎ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻭﺍﻟﺤﺠﺎﺭﺓ
“Maka takutlah kalian kepada neraka yang bahan
bakarnya
adalah manusia dan bebatuan.” (QS. Al-Baqarah: 24)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Nabi
shallallahu
alaihi wasallam bersabda :
ﻧﺎﺭﻛﻢ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺘﻲ ﻳﻮﻗﺪ ﺍﺑﻦ ﺁﺩﻡ ﺟﺰﺀ ﻣﻦ ﺳﺒﻌﻴﻦ ﺟﺰﺀﺍ ﻣﻦ ﺣﺮ ﺟﻬﻨﻢ،
ﻗﺎﻟﻮﺍ: ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻥ ﻛﺎﻧﺖ ﻟﻜﺎﻓﻴﺔ، ﻗﺎﻝ : ﻓﺈﻧﻬﺎ ﻓﻀﻠﺖ ﻋﻠﻴﻬﺎ
ﺑﺘﺴﻌﺔ ﻭﺳﺘﻴﻦ ﺟﺰﺀﺍ ﻛﻠﻬﺎ ﻣﺜﻞ ﺣﺮﻫﺎ
“Api kalian ini yang dinyalakan oleh anak cucu Adam
hanyalah 1 bagian dari 70 bagian dari panasnya api
Jahannam. Mereka berkata, “Demi Allah wahai
Rasulullah,
api di dunia ini saja sungguh sudah cukup (untuk
menyiksa).”
Maka beliau bersabda, “Maka sesungguhnya api
jahannam
dilebihkan 69 kali lipat panasnya, dan setiap
bagiannya (dari
69 ini) mempunyai panas yang sama seperti api di
dunia.”
(HR. Al-Bukhari no. 3265 dan Muslim no. 2843)
Dari Anas bin Malik radhiallahu anhu dia berkata:
Rasulullah
shallallahu a’laihi wasallam bersabda :
ﻳﺆﺗﻰ ﺑﺄﻧﻌﻢ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻣﻦ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻓﻴﺼﺒﻎ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ
ﺻﺒﻐﺔ. ﺛﻢ ﻳﻘﺎﻝ: ﻳﺎ ﺍﺑﻦ ﺁﺩﻡ ﻫﻞ ﺭﺃﻳﺖ ﺧﻴﺮﺍ ﻗﻂ؟ ﻫﻞ ﻣﺮ ﺑﻚ ﻧﻌﻴﻢ
ﻗﻂ؟ ﻓﻴﻘﻮﻝ: ﻻ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻳﺎ ﺭﺏ . ﻭﻳﺆﺗﻰ ﺑﺄﺷﺪ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﺆﺳﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻣﻦ
ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻓﻴﺼﺒﻎ ﺻﺒﻐﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ . ﻓﻴﻘﺎﻝ ﻟﻪ: ﻳﺎ ﺍﺑﻦ ﺁﺩﻡ ﻫﻞ ﺭﺃﻳﺖ
ﺑﺆﺳﺎ ﻗﻂ؟ ﻫﻞ ﻣﺮ ﺑﻚ ﺷﺪﺓ ﻗﻂ؟ ﻓﻴﻘﻮﻝ: ﻻ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻳﺎ ﺭﺏ ﻣﺎ ﻣﺮ ﺑﻲ
ﺑﺆﺱ ﻗﻂ ﻭﻻ ﺭﺃﻳﺖ ﺷﺪﺓ ﻗﻂ
“Pada hari kiamat akan didatangkan penduduk dunia
yang
paling nikmat kedudukannya di antara semua
penghuni
neraka, lalu dia dicelupkan sekali celupan ke dalam
neraka.
Kemudian ditanyakan kepadanya, “Wahai anak Adam,
apakah
kamu pernah melihat kebaikan satupun? Apakah
kamu
pernah sekalipun merasakan kebaikan?” Dia
menjawab,
“Tidak pernah -demi Allah- wahai Rabb.” Dan
didatangkan
juga manusia yang paling sengsara hidupnya di
dunia di
antara semua penghuni surga, lalu dia dicelupkan
sekali
celupan ke dalam surga. Lalu dia ditanya, “Wahai
anak
Adam, apakah kamu pernah melihat kesengsaraan
satupun?
Apakah kamu pernah merasakan kesusahan sekecil
apapun?”
Dia menjawab, “Tidak pernah -demi Allah- wahai
Rabb, tidak
sekalipun saya pernah merasakan penderitaan dan
tidak
sekalipun saya pernah melihat kesusahan.” (HR.
Muslim no.
2807)
Minuman penghuni neraka!
Allah Ta’ala berfirman: “Di hadapannya ada
Jahannam dan
dia akan diberi minuman dengan air nanah,
diminumnnya-lah
air nanah itu dan hampir dia tak bisa menelannya!”.
(QS
Ibrahim: 16-17). Yaitu mereka diberi air yang amatlah
busuk
baunya lagi kental, maka merekapun merasa jijik dan
tak
mampu menelannya.
“Diberi minuman dengan hamiim (air yang mendidih)
sehingga memotong ususnya”. (QS Muhammad: 47).
Hamiim ialah air yang mendidih oleh panasnya api
Jahannam, yang mampu melelehkan isi perut dan
menceraiberaikan kulit mereka yang meminumnya.
Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):
“Dengan
air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada di
dalam perut
mereka dan juga kulit (mereka)”. (QS Al-Hajj: 20).
Ukuran Neraka
Allah Ta’ala berfirman:
ﻳﻮﻡ ﻧﻘﻮﻝ ﻟﺠﻬﻨﻢ ﻫﻞ ﺍﻣﺘﻸﺕ ﻭﺗﻘﻮﻝ ﻫﻞ ﻣﻦ ﻣﺰﻳﺪ
“Hari dimana Kami bertanya kepada Jahannam,
“Apakah
kamu sudah penuh?” Dan dia menjawab, “Apakah
masih ada
tambahan?” (QS. Qaf: 30)
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu anhu dia
berkata:
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
ﻳﺆﺗﻰ ﺑﺠﻬﻨﻢ ﻳﻮﻣﺌﺬ ﻟﻬﺎ ﺳﺒﻌﻮﻥ ﺃﻟﻒ ﺯﻣﺎﻡ، ﻣﻊ ﻛﻞ ﺯﻣﺎﻡ ﺳﺒﻌﻮﻥ ﺃﻟﻒ
ﻣﻠﻚ ﻳﺠﺮﻭﻧﻬﺎ
“Jahannam akan didatangkan pada hari itu dan dia
mempunyai 70 tali kekang, dan setiap tali kekang
akan ditarik
oleh 70.000 malaikat.” (HR. Muslim no. 2842)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata:
ﻛﻨﺎ ﻣﻊ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺇﺫ ﺳﻤﻊ ﻭﺟﺒﺔ. ﻓﻘﺎﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ
ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: ﺃﺗﺪﺭﻭﻥ ﻣﺎ ﻫﺬﺍ؟ ﻗﻠﻨﺎ: ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ ﺃﻋﻠﻢ. ﻗﺎﻝ :
ﻫﺬﺍ ﺣﺠﺮ ﺭﻣﻲ ﺑﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﻣﻨﺬ ﺳﺒﻌﻴﻦ ﺧﺮﻳﻔﺎ ﻓﻬﻮ ﻳﻬﻮﻱ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ،
ﺍﻵﻥ ﺣﺘﻰ ﺍﻧﺘﻬﻰ ﺇﻟﻰ ﻗﻌﺮﻫﺎ
“Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu alaihi
wasallam
maka tiba-tiba beliau mendengar suara gemuruh.
Maka Nabi
shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Apakah kalian
tahu
suara apa itu?” Kami menjawab, “Allah dan Rasul-Nya
lebih
mengetahui.” Beliau bersabda, “Itu adalah suara batu
yang
dilempar di dalam neraka sejak 70 tahun yang lalu,
batu itu
jatuh ke dalam neraka dan sekarang dia baru sampai
di
dasarnya.” (HR. Muslim no. 2844)
Penjelasan ringkas:
Ketiga dalil di atas jelas menunjukkan bagaimana
gambaran
ukuran neraka yang sangat besar. Adapun volumenya
maka
setelah semua penghuni neraka dimasukkan ke
dalamnya,
neraka masih meminta tambahan yang menunjukkan
masih
banyak ruangan kosong di dalamnya. Adapun
kedalamannya,
maka jelas ditunjukkan dalam hadits Abu Hurairah di
atas.
Adapun beratnya, maka karena beratnya dibutuhkan
4.900.000 malaikat untuk bisa menariknya dan
mendatangkannya pada hari kiamat. Allahu Akbar,
kalau
demikian ukuran neraka maka bagaimana lagi
dengan Yang
menciptakannya.
Bertaubatlah, yaa akhi / yaa ukhti, antum jangan
fasiq!
Bacalah do’a berikut agar dihindarkan dari Api
Neraka ;
ALLAHUMMA AJIRNA MINANNAR, ALLAHUMMA
AJIRNA
MINANNAR, ALLAHUMMA AJIRNA MINANNAR . (Ya
Allah
lindungilah kami dari api neraka, 3 kali)
Dari Anas bin Malik radhiallahu anhu dia berkata:
Nabi
shallallahu alaihi wasallam bersabda:
ﻣﻦ ﺳﺄﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ , ﻗﺎﻟﺖ ﺍﻟﺠﻨﺔ: ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺃﺩﺧﻠﻪ ﺍﻟﺠﻨﺔ. ﻭﻣﻦ
ﺍﺳﺘﺠﺎﺭ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ , ﻗﺎﻟﺖ ﺍﻟﻨﺎﺭ: ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺃﺟﺮﻩ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺭ
“Barangsiapa yang meminta kepada Allah sebanyak 3
kali
maka surga akan berkata, “Ya Allah masukkan dia ke
dalam
surga.” Dan barangsiapa yang meminta perlindungan
dari
neraka sebanyak 3 kali maka neraka akan berkata, “Ya
Allah
lindungilah dia dari neraka.” (HR. At-Tirmizi no. 2572,
Ibnu
Majah no. 4340, dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani
dalam
Al-Jami’ Ash-Shahih no. 6275).