14/05/2026
Di tengah transformasi pelayanan masyarakat yang terus berkembang, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) kini tidak lagi hanya identik dengan penimbangan balita dan pelayanan kesehatan dasar. Posyandu perlahan bertransformasi menjadi ruang pelayanan masyarakat yang lebih luas, menyentuh berbagai aspek kehidupan warga melalui 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Semangat perubahan inilah yang digaungkan Pemerintah Desa Bukit Raya dalam Peringatan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 yang digelar di Posyandu Nirwana Desa Bukit Raya, Rabu, 13 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mendukung transformasi Posyandu sebagai wadah pelayanan masyarakat yang terpadu, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan warga desa. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa, Perangkat dan Staf Desa Bukit Raya, Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bukit Raya, Tim Pembina Posyandu Desa Bukit Raya, Ketua Kader Posyandu se-Desa Bukit Raya, Kader Posyandu Nirwana, dan Pendamping Lokal Desa (PLD).
Mengusung tema “Transformasi Posyandu 6 SPM: Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat”, kegiatan ini menegaskan bahwa Posyandu kini tidak hanya berfokus pada sektor kesehatan, tetapi juga mulai terlibat dalam pelayanan pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat, hingga sosial.
Ketua BPD Desa Bukit Raya, Mirwan Kaso, dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi Posyandu membawa tanggung jawab yang semakin besar bagi para kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, Posyandu kini dituntut mampu menjadi bagian penting dalam pelayanan masyarakat dari berbagai sektor kehidupan.
Sementara itu, Kepala Desa Bukit Raya, Yatiman Setiawan, memberikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu dan pihak terkait yang terus berkomitmen mendukung pelayanan masyarakat di tengah transformasi Posyandu menuju 6 SPM. Ia menilai perubahan tersebut merupakan tantangan yang harus dijalankan bersama sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Kepala Desa turut menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) secara simbolis kepada balita Posyandu. Lalu, Anggota Bidang Kesehatan Tim Pembina Posyandu yang merupakan petugas dari UPTD Puskesmas Sepaku I turut memberikan gambaran singkat terkait transformasi Posyandu dengan mulai diberlakukannya 6 SPM ini.
Usai melakukan peninjauan kegiatan Posyandu, Kepala Desa Bukit Raya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari motivasi dan harapan Pemerintah Desa agar pelayanan Posyandu terus berjalan dan berkembang.
“Dalam rangka Hari Posyandu Nasional Tahun 2026, kami atas nama Pemerintah Desa mengucapkan terima kasih kepada dinas terkait, juga kepada Pak Yudha selaku Bhabinkamtibmas yang telah mendampingi kegiatan hari ini. Ini bukan hanya rutinitas, tetapi motivasi dan harapan kami sebagai pemerintah agar kegiatan ini tetap berjalan, karena ini bagian dari pelayanan masyarakat. Walaupun tugas kader bertambah, ini merupakan tantangan dalam transformasi pelayanan masyarakat yang harus kita emban bersama,” ujar Yatiman Setiawan.
Pada kesempatan yang sama, Gumilang Wibisono, Anggota Bidang Kesehatan Tim Pembina Posyandu, turut menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung transformasi Posyandu berbasis 6 SPM. Menurutnya, keberhasilan transformasi tersebut tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah desa dan seluruh unsur terkait.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lintas sektor yang selama ini selalu difasilitasi dengan baik oleh Kepala Desa Bukit Raya dan seluruh jajarannya. Harapan kami, penguatan 6 SPM ini tidak hanya berkembang di sektor kesehatan saja, tetapi juga melibatkan sektor lainnya. Transformasi 6 SPM wajib kita dukung bersama, sehingga penguatan lintas sektor ke depan dapat berjalan lebih baik lagi,” ungkapnya.
Melalui peringatan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 ini, Pemerintah Desa Bukit Raya berharap transformasi Posyandu dapat terus diperkuat sebagai wadah pelayanan masyarakat yang lebih inklusif, kolaboratif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Selain menjadi pusat pelayanan kesehatan dasar, Posyandu juga diharapkan menjadi ruang penghubung berbagai persoalan sosial masyarakat melalui sinergi lintas sektor yang berkelanjutan.