14/03/2014
Tausiah singkat
Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Bismillahirrohmaanirrohim.
“Maka ingatlah kepadaKu (Allah) Maka Aku akan ingat kepada mu (aku akan limpahkan rahmat dan ampunan kepadamu),dan bersyukurlah kamu atas nikmatKu dan janganlah kamu ingkar kepadaKu” (Albaqarah :152)
Alhamdulillah, segala nikmat dari Allah yang maha Luhur dan Maha Agung, yang sangat berlimpah kepada makhlukNya, sebagai manusia ciptaan Allah, kita harus selalu bersyukur dengan semua keadaan yang kita hadapi, baik itu dalam keadaan senang, keadaan bahagia, dan bagi saudaraku yang sedang dalam keadaan bermasalah jangan bersedih, tetap saja bersyukur kepada Allah, mungkin bisa jadi Allah menegur hambanya yang sedang bermasalah agar hambanya bisa sadar siapa TuhanNya selama ini yang memberi ia nikmat, harta, kedudukan, jabatan atau apa saja.
untuk saudaraku yang sedang terbaring dirumah sakit, cobalah bersyukur karena dengan kita Sakit kita justru bisa lebih merasakan nikmat Allah yang diberikan kepada kita... kok bisa orang sakit merasakan nikmat Allah dengan enak... padahal bangun aja sulit, makan apa aja terasa pahit,,, alias tidak nafsu...
apanya yang nikmat ?
mau tau kenapa bisa orang sakit terasa nikmat..?
mau tau aja apa mau tau banget ?
karena sewaktu sakit Allah mengambil dosanya untuk diampuni.
Rosullullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda “sakit panas sehari dan semalam itu menjadi penebus dosa setahun”. Allah selalu sayang kepada hambaNya setiap saat, bagaimana dengan kita?
Apakah kita sudah membalas kasih sayangNya..?.
Allahumma sholli wasallim a’la sayidina Muhammad wa ‘ala aalihi.
Kita tidak akan bisa menghitung berapa jumlah nikmat Allah yang telah diberikan. bersyukur memiliki mata yang berfungsi dengan baik, bisa melihat yang baik-baik, bisa melihat yang manis dan cantik... INGAT bahwa mata ini sudah diberi nikmat jangan salah dipergunakan jangan digunakan untuk maksiat kepada Allah, pergunakan dengan sebaiknya, melihat untuk mendapatkan pahala dengan ibadah kepada Allah itu cara bersyukur atas nikmat ALLAH...
Saudaraku diluar sana banyak orang yang ingin melihat dunia namun tidak bisa karena takdir ALLAH. namun mereka tetap bisa beribadah dengan baik kepada Allah. mereka bisa membaca Alquran dengan tangannya. bagaimana dengan kita yang sehat berfungsi dengan baik dua mata kita ini…?
Saudaraku sudahkah mata ini dipergunakan untuk membaca KitabNya...
sudahkah mata ini menjaga pandangan dari maksiat...?
saudaraku yang kucintai. Allah selalu menyayangi hambaNya setiap saat, bagaimana dengan kita?
Apakah kita sudah membalas kasih sayangNya..?.
“Maka ingatlah kepadaKu (Allah) Maka Aku akan ingat kepada mu (aku akan limpahkan rahmat dan ampunan kepadamu), dan bersyukurlah kamu atas nikmatKu dan janganlah kamu ingkar kepadaKu” (Albaqarah :152)
“Dan ingatlah ketika tuhanmu memaklumkan “sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku sungguh maka pasti adzab-Ku sangat berat.” (Ibrahim :7).
Sekecil apapun yang kita miliki, seberapa banyak apapun yang kita peroleh harus kita syukuri, Allah akan menambahnya, itu janji Allah. mudah-mudahan kita menjadi golongan yang bersyukur kepadaMu ya robb... aamiin.
Alkisah terdapat tiga orang bani israil yang punya penyakit belang, botak dan buta. Saat itu Allah menguji mereka bertiga dengan mengutus malaikat kepada mereka.
Malaikat datang dan bertanya kepada si belang
“apa yg paling kamu damabakan ?“
si belang jawab “saya mendambakan wajah yang tampan dengan kulit yang bagus serta hilang penyakit yang membuat orang jijik kepadaku”.
Malaikatpun mengusap si belang, jadilah si belang berparas tampan.
lalu malaikat bertanya “ harta apa yang kau senangi?”
si belang menjawab “unta”.
jadilah sibelang punya unta yang gemuk yang bunting.
lalu malaikat berkata “semoga Allah memberkahi apa yang kamu dapat”.
Kemudian malaikat datang dan bertanya si botak. ”Apa yang paling kamu dambakan?”
”aku mendambakan rambut yang bagus dan hilang penyakit yang buat orang jijik kepadaku.” jawab si botak”.
Lalu malaikat mengusap kepalanya hingga hilang penyakitnya serta diberi rambut yang bagus.
Malaikat bertanya lagi “harta apa yang kamu senangi ?”
si botak jawab “sapi”.
kemudian ia diberi sapi yang bunting.
dan malaikat berkata lagi “semoga Allah memberkahi apa yang kamu dapat”.
Kemudian malaikat datang kepada si buta dan bertanya “apa yang kamu dambakan?”
si buta jawab “aku mendambakan agar Allah mengembalikan penglihatanku sehingga aku dapat melihat.
malaikat mengusap si buta, dan Allah mengembalikan penglihatanya.
malaikat bertanya lagi “harta apa yang kamu senangi?”
si buta jawab “kambing”.
kemudian ia diberi kambing yang bunting.
Selang beberapa waktu, unta, sapi dan kambing berkembang biak hingga memenuhi suatu lembah. kemudian malaikat datang kepada sibelang dengan menyerupai orang berpenyakit belang seperti keadaan si belang sewaktu dulu, dan berkata “saya orang miskin kehabisan bekal di tengah perjalanan. sampai hari ini tidak ada yang mau memberi pertolongan kecuali Allah kemudian engkau. saya meminta kepadamu dengan menyebut Dzat yang telah memberi engkau paras yang tampan dan kulit yang bagus serta harta kekayaan. seekor unta untuk bekal perjalanan saya”.
si belang berkata “hak-hak yang harus saya berikan masih banyak.
Malaikat itu berkata, “kalau tidak salah saya sudah mengenalimu. bukankah kamu dahulu orang yang belang hingga orang jijik kepadamu ?
bukankah kamu dulu orang yang miskin kemudian Allah memberi kekayaan kepadamu?
Si belang berkata “harta kekayaanku ini adalah warisan dari nenek moyangku”.
malaikat berkata “jika kamu dusta, semoga Allah mengembalikan seperti keadaanmu semula”.
kemudian malaikat datang kepada si botak dengan menyerupai orang yang botak waktu itu dan berkata kepadanya seperti yang dikatakan si belang.
sibotak menjawab seperti si belang tadi.
kemudian malaikat tadi berkata “jika kamu dusta, semoga Allah mengembalikanmu seperti keadaan semula”.
Kemudian malaikat tadi mendatangi si buta dengan menyerupai orang buta seperti keadaan si buta waktu itu dan bertanya “saya adalah orang miskin yang kehabisan bekal di tengah jalan. sampai hari ini tidak ada yang mau memberi pertolongan kecuali Allah, kemudian engkau. saya meminta kepadamu dengan menyebut Dzat yang telah memgembalikan penglihatanmu, seekor kambing untuk bekal dalam perjalanan saya”.
Si buta berkata “saya dahulu orang yang buta kemudian Allah mengembalikan penglihatan saya. maka ambillah apa yang kamu inginkan dan tinggalkanlah apa yang tidak kamu senangi. Demi Allah saya tidak akan memberatkan sesuatu kepadamu yang kamu ambil karena Allah yang maha Mulia.
Malaikat berkata itu berkata “ peliharalah harta kekayaanmu, sebenarnya kamu diuji dan Allah telah ridho kepadamu dan murka kepada kedua temanmu (si belang dan si botak).
(HR. Al Bukhori dan Muslim / Riyadhus sholihin Al imam an Nawawi )
Ya Robb ya Allah yang maha menguasai hati manusia. jangan jadikan hati ini kecuali untuk bisa khusyu mengingatMu, Takut akan adzabMu, Jadikan hati ini bisa memimpin jasad yang sempurna ini untuk bisa bersyukur akan semua nikmatMu. hamba panjatkan syukur atas nikmat dikehidupan ini kepadaMu ya Allah.
Ya Allah... Ya Allah... Ya Allah... Ya Allah... Ya Allah... sekiranya hamba ingkar atas nikmatMu ampunilah hamba, sungguh hamba telah dzolim atas diri ini mengingkari nikmatMu... ampunilah hamba... aamiin.
Benar itu datangnya dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, jika salah itu dari saya. mohon maaf yang seluasnya.
Wassalamu’alaikum Warohmatullahi wabarokatuh.