Kabupaten purworejo memiliki potensi wisata alam yang belum terkelola dengan baik, salah satunya adalah desa Benowo,desa Benowo merupakan satu dari 28 desa di Kecamatan Bener yang mempunyai jarak 25 km dari kota kabupaten dan 13 km dari kota Kecamatan yang berada di deretan Pegunungan Menoreh dengan ketinggian 700 – 1.000 mdpl sehingga memiliki potensi wisata alam yang mempesona, terletak berbata
san langsung dengan (peta)
Sebelah Utara : Desa Kalirejo, Kec. Salaman, Kab, Magelang
Sebelah Timur : Desa Pagerharjo,Kec.Samigaluh,Kab.Kulonprogo, DIY
Sebelah Selatan : Desa Ngargosari,Kec.Loano,Kab.Purworejo
Sebelah Barat : Desa Cacaban Kidul,Kec.Bener,Kab.Purworejo
Dalam sejarahnya Nama Desa Benowo berasal dari salah satu nama Pangeran kerajaan Pajang yaitu Pangeran Benowo, dimana pada masa penjajahan Belanda kira-kira tahun 1600M beliau bersama para pengikutnya menepi atau tirakat disuatu tempat dalam perjalanan dari kerajaan Pajang menuju Kerajaan Mataram yaitu di Pegunungan Menoreh, (insert view bukit menoreh) tepatnya di sebuah bukit yang di namakan Batur (petilasan), yang saat ini tempat tersebut di kenal masyarakat umum dengan nama Petilasan Pangeran Benowo di Desa Benowo.di dekat bukit tersebut terdapat juga sendang atau belik yang di pergunakan para pengikut Pangeran Benowo untuk minum dan membersihkan diri, nama sendang atau belik tersebut dikenal masyarakat sekitar dengan Sendang Bengawan (sedang bengawan). Di Desa Benowo juga sampai saat ini masih tersimpan barang-barang yang di pergunakan rombongan Pangeran Benowo antara lain songsong agung, Piring Keramik, guci keramik, Ulekan batu, dan lain-lain (barang peninggalan). Seiiring waktu berjalan para pengikut Pangeran Benowo menetap di tempat tersebut dan sampai sekarang telah turun temurun menjadi warga Desa Benowo, dan sekarang masyarakat umum menyebut daerah tersebut dengan nama Desa Benowo. Wisata alam - Salah satunya adalah curug dan gunung kunir. Akses jalan yang mudah menuju gunnung kunir memudahkan para wisatawan untuk menuju puncak gunung. Gunung kunir memiliki keindahan pemandangan yang sangat memukau dan eksotis. Dari puncak gunung ini kita dapat melihat hamparan kota purworejo, wonosobo, magelang dan jogjakarta. Selain itu kita bisa melihat keindahan gunung diantaranya gunung sumbing, sindoro, merapi merbabu dan bukit tidar yang berada di daerah magelang. Keindahan lain yang dimiliki adalah keasrian alam yang terjaga. Momen yang sangat indah di puncak ini adalah ketika dipagi hari yaitu golden sunrise yang awesome, terbitnya golden sunrise ini dari pertengahan antara gunung merapi dan merbabu. Dan pada sore hari kita ini dapat melihat sunset yang takkalah apiknya. Trail & offroad - Daya tarik lain yang dimiliki desa benowo yaitu adanya sirkuit offroad dan trabbas trail. Dengan adanya wisata ini kita dapat berkeliling peggunungan menoreh dan melihat keindahan alam yang mempesona. Jatilan - Berbicara masalah kesenian & kebudayaan,Desa benowo memiliki kesenian kuda lumping yang tak kalah apik dengan kesenian lainnya. Kesenian kuda lumping ini sudah terkenal dikawasan purworejo ini dengan sebutan WTM (wahyu turonggo mudo). Jangan lupa nonton yaaa.. Hadroh - kesenian lain yang ada yaitu rebana yang dimainkan oleh muda-mudi trajumas muda. Selain wisata religi dan wisata advanture masih ada wisata yang populer didaerah benowo ini yaitu
Komoditas utama desa benowo ini sebagaian besar bergantung pada sektor pertanian atau perkebunan yang utama seperti berkebun cengkih, kopi, gula aren, dan masih banyak komoditi penunjang yang lainnya. Gula aren – Salahsatu aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat desa benowo yaitu nderes/ndewan. Nderes/ndewan adalah mengambil nira dari pohon aren yang kemudian diolah menjadi Gula aren kegiatan nderes/ndewan ini biasanya selalu dilakukan pada pagi hari dan sore hari. Tentunya hal ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatan asing yang ingin mengetahui dan mencoba langsung proses pembuatan gula aren. Cengkih merupakan hasil andalan masyarakat benowo yang cukup menjanjikan, yang dapat dipanen satu tahun sekali. Karena letak geografis didesa benowo sangat cocok untuk perkebunan cengkeh sehingga memiliki kualitas cengkeh yang unggul. Selain cengkih Kopi juga merupakan hasil andalan yang menurut peneltian memiliki kualitas kopi terbaik sejawa tengah pada umumnya kopi jenis robusta dan arabica. Kerajinan – Selain perkebunan ibu-ibu didesa benowo biasanya membuat anyaman unik berupa souvenir dan wadah gula aren hal ini bisa menambah penghasilan bagi masyarakat benowo.