Istana Gus Mus Hamid

Istana Gus Mus Hamid Rumah ku tepat berhadapan dengan pintu makam yang sebelah Balai Désa Suwayuwo Sukorejo Pasuruan Jaw

Ngadem ndisék nang JODIPAN Malang City...Momong anak putu bèn frèsh nèh...Mugo² podo pinaringan seger waras kabèh...Allo...
07/10/2020

Ngadem ndisék nang JODIPAN Malang City...
Momong anak putu bèn frèsh nèh...
Mugo² podo pinaringan seger waras kabèh...
Allohumma Aamiin...

* Ketika Ra Lilur dan Gus Dur bertemuPada awal tahun 2002, setelah lengser dari tahta kepresidenan, Gus Dur pergi ke Ban...
18/11/2019

* Ketika Ra Lilur dan Gus Dur bertemu

Pada awal tahun 2002, setelah lengser dari tahta kepresidenan, Gus Dur pergi ke Bangkalan untuk sowan kepada Ra Lilur. Uniknya ketika duduk bersama, keduanya memakai bahasa daerahnya masing-masing. Ra Lilur memakai bahasa Madura khas sedangkan Gusdur memakai bahasa Jawa. Meski begitu beliau berdua terlihat saling memahami dan "nyambung" satu sama lain. Kala itu Gusdur curhat pada Ra Lilur bahwa ia baru saja dikhianati oleh kawan politiknya. Ra Lilur menjawab :

" Iyeh be'eng jiyah lok engak dek Mbah Kholil.. Lok toman nyelase dek Mbah Kholil.. "

(Iya.. Itu karena anda lupa ke Mbah Kholil, tidak pernah berziarah ke Mbah Kholil)

Di akhir pertemuan Ra Lilur memberi uang, minyak tawon dan sebuah wiridan untuk GusDur.

Sekitar tahun 2008, Gusdur sowan lagi kepada Ra Lilur, kala itu beliau ditemani pak Ahmadi -cagub Jatim waktu itu-. Pada pertemuan itu Ra Lilur malah berdoa dengan bahasa yang tidak bisa dipahami oleh tamu-tamunya. Ketika ditanyakan kepada Yenny Wahid, mbak Yenny menjawab :

" kata bapak itu adalah bahasa Ibrani.. ".

* Karomah dan Keajaiban Ra Lilur

Ini mungkin adalah sisi yang paling menonjol dari Ra Lilur. Beliau adalah sosok yang unik, misterius dan sulit ditebak. Banyak keajaiban yang pernah diriwayatkan tentang beliau, mulai dari Mobil yang beliau tumpangi bisa berjalan hanya dengan diisi dua botol sprite, kebiasaan beliau tidur dan bertapa di tengah lautan, kefasihan beliau dalam berbahasa Mandarin, hingga kemampuan beliau memberi suatu isyarat tentang apa yang akan terjadi di masa depan.

Pada tahun 1995, menjelang kelahiran Muhammad Ismail Al-Ascholy (En). Ra Lilur tiba-tiba saja mengirim surat berbahasa arab kepada abah En Kh. Mas Ali Ridho yang intinya meminta beliau untuk menulis terjemah Alfiah. Ketika baru seperempat jalan menjalankan tugas dari Ra Lilur, Mas Ali Ridho berangkat Umroh. beliau lantas menanyakan kepada seorang ulama di Mekkah tentang "arti" perintah Ra Lilur itu. Ulama itu menjawab bahwa itu adalah pertanda bahwa Mas Ali Ridho akan mempunyai putra setelah 8 tahun tidak mempunyai keturunan. Benar saja, tak lama setelah itu Ny.Muthmainnah hamil. Akan tetapi berita gembira ini disimpan rapat-rapat oleh keluarga. Waktu itu Hanya Kh. Abdullah Schal, Ny. Sumtin, dan ummi Mas Ali Ridho yang tahu. Meski begitu, pada bulan ke 4 kehamilan Ny. Mut, Ra Lilur tiba-tiba mengirim air kemasan ke Demangan melalui H. Husni dengan pesan :

" berikan air ini ke kak La (Kh. Abdullah Schal). Minumkanlah kepada putrinya yang hamil itu, minumkan juga pada si bayi jika ia sudah lahir ".

Tentunya Kh. Mas Ali Ridho kaget dan bertanya-tanya bagaimana bisa Ra Lilur tahu berita yang sangat dirahasiakan itu ?

Menurut saya, perintah Ra Lilur kepada Kh. Ali Ridho itu bukan hanya isyarat beliau akan mendapatkan seorang putra. Lebih dari itu Ra Lilur sudah memberikan "kode" bahwa kelak putranya itu akan menjadi seorang penulis hebat. Sekarang terbukti sudah, Sang Putra Muhammad Ismail Al-Ascholy berhasil menjadi seorang penulis produktif yang mempunyai karangan puluhan nadhom dan kitab berbahasa Arab pada usia yang masih sangat muda.

* Kepergian Sang Waliyyullah..

" Sebelum beliau wafat apakah beliau pernah mengeluh sakit ? " tanya saya kepada Hj. Mus, khodim yang menyaksikan detik-detik meninggalnya Ra Lilur..

" tidak.. Pada malam itu bahkan beliau masih sempat bercanda bersama kami.. Beliau meminta kami untuk membaca sholawat. Minimal 100 x "

Di malam itu Ra Lilur memang tiba-tiba berkata kepada Hj.mus dan keluarganya yang ada di Musholla :

" ayo turun semua.. Sekarang malam terakhir.. Sebagai manusia perbanyaklah membaca sholawat.."

Beliau lalu tidur-tiduran disamping musholla sambil memandang khodimnya dengan senyuman yang begitu indah. Sang khodim tentu heran melihat "gelagat" aneh Ra Lilur itu.

Beliau lalu mengganti pakaiannya , padahal beliau sangat jarang mengganti pakaian di malam hari. Beliau kemudian berkata kepada sang khodim :

" saya mau tidur ya.. Saya jangan ditinggal.. Jangan kemana-mana.."

" Tumben panjenengan minta saya untuk tetap disini yai ? Biasanya njenengan kan meminta saya untuk keluar ketika mau tidur ? " tanya khodimnya.

Ra Lilur diam tak menjawab. beliau lalu rebahan, menselonjorkan kedua kakinya, bersedekap, menarik nafas dua kali lalu menghembuskannya. Hembusan nafas yang ternyata adalah yang terakhir dari Sang Waliyyullah.

Malam itu, sekitar pukul 22:00, Selasa 24 Rajab 1439 H. tidak ada yang menyangka bahwa Ra Lilur wafat. Beliau akhirnya benar-benar "tidur" dan meninggalkan dunia untuk selama-selamanya. setelah sepanjang hidupnya beliau telah berjuang untuk menjauhi dan meninggalkan gemerlap dunia dengan hati, prilaku dan fikirannya.

Sebuah akhir yang tidak "mengejutkan" untuk sosok seperti beliau. Akhir yang Begitu indah tanpa rasa sakit seakan beliau memang benar-benar berpamitan untuk tidur dan beristirahat sejenak.

Setahun setelah kepergianmu.. Mudah-mudahan kami masih bisa meniti jejak-jejak luhur yang kau tinggalkan untuk kami disini..kami Hanya berharap, dengan cinta yang setetes ini, pendosa seperti kami kelak masih bisa dipertemukan dan dikumpulkan bersama golongan-mu para kekasih Allah disana.

Sekali lagi,
Allah Yarhamak Ya Siidi.. Wa Yuqoddis Sirrak..

Diteruskan oléh :
Moch Muslih Arif Hamid

PENJELASAN GUS BAHA' TENTANG DZIKIR "HU" YANG DIRAGUKAN OLEH USTAD ADI HIDAYAT DAN USTAD KHALID BASALAMAHUst Adi Hidayat...
17/11/2019

PENJELASAN GUS BAHA' TENTANG DZIKIR "HU" YANG DIRAGUKAN OLEH USTAD ADI HIDAYAT DAN USTAD KHALID BASALAMAH

Ust Adi Hidayat dan Ust Khalid Basalamah mempermasalahkan seseorang yang berdzikir dengan mengatakan Huu. Alhamdulillah Gus Baha’ sudah mengcounter dengan menjelaskan maksud Huu.. Selain penjelasan dari Gus Baha’, dulu Guru kami di Sudan menerangkan maksud dari salah satu dzikir kami Ya Huu / ياهو.

Dzikir Yaa Huu itu berasal dari Huwa / هو yang mana di dalam Al-Qur’an telah disebutkan seperti:
( إِنَّهُ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيدُ )

Kalimat Huwa di ayat tersebut dan di ayat yang lain, merujuk pada Gusti Allah Ta’ala atas segala sifat mulia yang dimilikiNya. Jadi ketika kita mengucapkan Yaa Huu Yaa Huu Yaa Huu sejatinya kita sedang menyebut Gusti Allah Ta’ala keseluruhan sifat mulia tanpa terkecuali.

Mengapa demikian? Apakah tidak cukup kita menyebut Allah Ta’ala dengan nama-namaNya yang berjumlah 99 itu? Perlu kita ketahui bersama bahwa Gusti Allah Ta’ala itu tidak hanya memiliki 99 nama yang indah. Tapi ada nama-nama yang tersembunyi dan tidak diberitahukan kepada semua manusia. Gusti Allah Ta’ala hanya memberitahu kepada sebagian manusia saja. Hal itu seperti dawuhnya Kanjeng Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam:

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ.

Dari do’anya Kanjeng Rasul shalallahu alaihi wasallam tersebut dapat kita pahami bahwa Gusti Allah Ta’ala memiliki nama-nama yang hanya diajarkan kepada sebagian dari makhluqNya. Tidak semua manusia diberitahu nama-namaNya yang indah.

Jadi, ketika kita mengatakan Yaa Huu sejatinya kita menyebut Gusti Allah Ta’ala sekaligus nama-namaNya yang indah tanpa terkecuali. Lebih komplit dan lengkap tanpa kepanjangan. Wallahu a’lam.

Kesimpulannya, ndak usah komentar jika tidak tau maksudnya duhai Ust Adi dan Ust Khalid.

Penulis: Taufiq Zubaidi, alumnus Matholi’ul Falah Kajen Pati.

Selengkapnya : 👇👇
https://www.youtube.com/watch?v=OZLfAr6Ob_k&feature=share

Follow IG HWMI :
https://www.instagram.com/p/B47v32sAgq7/?igshid=j1o5xc560fo2

Gus Baha' : HU adalah Dhamir Sya'n . Hu disitu yang dimaksud Adalah Allah . seperti lafadz فاعلم انه لا اله الا الله

:: Mautul 'ãlim mautul 'ãlam ::Putera-putera Kiai Maemoen Zubeir --rahimahuLlãh-- sebenarnya ingin mencegah beliau beran...
06/08/2019

:: Mautul 'ãlim mautul 'ãlam ::

Putera-putera Kiai Maemoen Zubeir --rahimahuLlãh-- sebenarnya ingin mencegah beliau berangkat haji tahun ini. Tapi tidak berani matur. Maka mereka minta tolong salah satu santri kinasih beliau yang kebetulan masih famili, mas Nawawi (Pemilik akun Facebook "Jambal roti"). Mas Nawawi dengan hati-hati matur menggunakan gaya bercerita. Menceritakan obrolan putera-putera beliau. Belum sampai Mas Nawawi tuntas memberitahu apa yang mereka obrolkan, beliau sudah memotong, "Mereka melarang aku berangkat haji ya?! Karepé déwé!" (Maunya sendiri).

Terus terang saat Mas Nawawi menceritakan hal itu, dalam hati aku sudah merasa ketir-ketir, tidak enak. Bukan apa-apa; soalnya belakangan setiap ketemu, beliau hampir selalu ngendiko, "Dongo kulo sakniki namung nyuwun husnul khãtimah, Lék. Umur kulo sampun langkung 90 tahun." (Doa saya sekarang ini hanya memohon husnul khãtimah, Lék. Umur saya sudah 90 tahun lebih).
Dan doa permohonan beliau dikabulkan oleh Kekasihnya.

Tokoh pendamai yang menyukai perdamaian itu kini telah damai di sisi Zat yang Maha damai. Meninggalkan kita yang belum selesai dengan urusan dunia ini, dengan membawa segudang ilmu, akhlak, dan kearifan beliau.

Innã liLlãhi wainnã ilaiHi rãji'űn.

Nafa'anãLlãhu bi'ululűmihi wa akhlãqihi wahikmatih.

04/08/2019

Cèk pinteré nangis²an...
Mbarai séng gerang Baper waé...
😃😃😃😃😃😃😃

04/08/2019

Wés gedih putu ku...
Ndang njalok adik yo nduk...

Upsss...
😃😃😃😃😃😃😃

Cucu Pertama ku dari putri pertama ku dari istri pertama ku...Upsss...😃😃😃😃😃😃😃
04/08/2019

Cucu Pertama ku dari putri pertama ku dari istri pertama ku...

Upsss...
😃😃😃😃😃😃😃

*SUAMIKU MILIK WANITA LAIN.*(Merinding bacanya)Berpuluh kali membaca postingan ini, tidak akan bosan.Pagi-pagi sekali, S...
15/05/2019

*SUAMIKU MILIK WANITA LAIN.*
(Merinding bacanya)

Berpuluh kali membaca postingan ini, tidak akan bosan.

Pagi-pagi sekali, Sarah mengetuk pintu rumah ibunya. Ia menggend**g anaknya dan membawa satu tas besar di tangan kanannya.

Dari matanya yang sembab dan merah, ibunya sudah tahu kalau Sarah pasti habis bertengkar lagi dengan suaminya.

Meski heran, karena biasanya Sarah hanya sebatas menelpon sambil menangis jika bertengkar dengan suaminya.

Ayah Sarah yang juga keheranan, segera menghampiri Sarah dan menanyakan masalahnya.

Sarah mulai menceritakan awal pertengkarannya dengan suaminya tadi malam.

Sarah kecewa karena suaminya telah membohongi Sarah selama ini.

Sarah menemukan buku rekening suaminya terjatuh di dalam mobil.

Sarah baru tahu, kalau suaminya selalu menarik sejumlah uang setiap bulan, di tanggal yang sama.

Sementara Sarah tahu, uang yang Sarah terima pun sejumlah uang yang sama.

Berarti sudah 1 tahun lebih, suaminya membagi uangnya, setengah untuk Sarah, setengah untuk yang lain.

Jangan-jangan ada wanita lain??

Ayah Sarah hanya menghela nafas, wajah bijaksananya tidak menampakkan rasa kaget atau pun marah.

*"Sarah...,*

*» Yang pertama, langkahmu datang ke rumah ayah sudah melawan Firman Allah*
*karena meninggalkan rumah tanpa seizin suamimu"*

Kalimat ayah sontak membuat Sarah
kebingungan.
Sarah mengira ia akan mendapat dukungan dari ayahnya.

*» "Yang kedua,* *mengenai uang suamimu, kamu tidak berhak mengetahuinya.*
*Hakmu hanyalah uang yang diberikan suamimu ke tanganmu.*
*Itu pun untuk kebutuhan rumah tangga.*

Jika kamu membelanjakan uang itu tanpa izin suamimu, meskipun itu untuk sedekah, itu tak boleh".
Lanjut ayahnya.

"Sarah.., suamimu menelpon ayah dan mengatakan bahwa sebenarnya uang itu memang diberikan setiap bulan untuk seorang wanita.

Suamimu tidak menceritakannya padamu, karena kamu tidak s**a wanita itu sejak lama.

Kamu sudah mengenalnya dan kamu merasa setelah menikah dengan suamimu, maka hanya kamulah wanita yang memilikinya".

"Suamimu meminta maaf kepada ayah karena ia hanya berusaha menghindari pertengkaran denganmu.

Ayah mengerti karena ayah pun sudah mengenal watakmu" mata ayah mulai berkaca-kaca.

*"Sarah...,*
*kamu harus tahu, setelah kamu menikah maka yang wajib kamu taati adalah suamimu.*

*Jika suamimu berkenan padamu,*
*maka Allah pun berkenan.*

*Sedangkan suamimu, ia wajib taat kepada ibunya.*

Begitulah Allah mengatur laki-laki untuk taat kepada ibunya.

Jangan sampai kamu menjadi penghalang bakti suamimu kepada ibundanya".

*"Suamimu.. dan harta suamimu adalah milik ibunya".*

Ayah mengatakan itu dengan tangis. Air matanya semakin banyak membasahi pipinya.
Seorang ibu melahirkan anaknya dengan susah payah dan kesakitan.

• Kemudian ia membesarkannya hingga dewasa hingga anak laki-lakinya menikah, ia melepasnya begitu saja.

• Kemudian anak laki-laki itu akan sibuk dengan kehidupan barunya.

• Bekerja untuk keluarga barunya.

• Mengerahkan seluruh hidupnya untuk istri dan anak-anaknya.

• Anak laki-laki itu hanya menyisakan sedikit waktu untuk sesekali berjumpa dengan ibunya. sebulan sekali, atau bahkan hanya 1 tahun sekali.

"Kamu yang sejak awal menikah tidak s**a dengan ibu mertuamu..
Kenapa ??

Karena rumahnya kecil dan sempit?? Sehingga kamu merajuk kepada
suamimu bahwa kamu tidak bisa tidur disana.

Anak-anakmu pun tidak akan betah disana.

Sarah.., mendengar ini ayah sakit sekali".

"Lalu, jika kamu saja merasa tidak nyaman tidur di sana..

Bagaimana dengan ibu mertuamu yang dibiarkan saja untuk tinggal di sana?"

*"Uang itu diberikan untuk ibunya.* Suamimu ingin ayahnya berhenti berkeliling menjual gorengan.

Dari uang itu ibu suamimu hanya memakainya secukupnya saja, selebihnya secara rutin dibagikan ke anak-anak yatim dan orang-orang tidak mampu di kampungnya.

Sarah membatin dalam hatinya, uang yang diberikan suaminya sering dikeluhkannya kurang.

Karena Sarah banyak membeli pakaian untuk mengantar jemput anak sekolah.

Sarah juga sangat menjaga penampilannya untuk merawat wajah dan tubuhnya di spa.

Berjalan-jalan setiap minggu di mall. Juga berkumpul sesekali dengan teman-temannya di restoran.

Sarah menyesali sikapnya yang tak ingin dekat-dekat dengan mertuanya yang hanya seorang tukang gorengan.
Tukang gorengan yang berhasil :

• Menjadikan suaminya seorang sarjana,.

• mendapatkan pekerjaan yang di idam-idamkan banyak orang..

• Berhasil mandiri, hingga Sarah bisa menempati rumah yang nyaman dan mobil yang bisa ia gunakan setiap hari.

"Ayaaah, maafkan Sarah", tangis sarah meledak.

Ibunda Sarah yang sejak tadi duduk di samping Sarah segera memeluk Sarah.

*"Sarah...*
*• kembalilah ke rumah suamimu.*
*Ia orang baik nak...*
*• Bantulah suamimu berbakti kepada orang tuanya.*

*• Bantu suamimu menggapai surganya,* *dan dengan sendirinya, ketaatanmu kepada suamimu bisa menghantarkanmu ke surga*

Ibunda Sarah membisikkan kalimat itu ke telinga Sarah.

Sarah hanya menjawabnya dengan anggukan, ia menahan tangisnya.
Bathinnya sakit, menyesali sikapnya.

Sarah pun pulang menghadap suaminya dan sambil menangis memohon maaf kepada suaminya atas prasangka yang salah selama ini.

Dilain hari, Sarah pun mengikuti suaminya bersilaturahmi kepada ibu kandung suaminya alias mertuanya.

Suaminya meneteskan air mata menatap istrinya yg ditangan istrinya tertenteng 5 liter minyak goreng untuk mertuanya.

Tetesan air mata suami bukan masalah jumlah liternya tapi karena perubahan istrinya yg senang dan nampak ikhlas hendak datang kepada orang tuanya alias mertua istrinya.

Seterusnya Sarah berjanji dalam hatinya, untuk menjadi istri yang taat pada suaminya.
Sesekali waktu, Sarah bukan mengajak suaminya ke Mall tapi meminta anjangsana ke rumah mertuanya dan juga orang tuanya...

Kirimkan Kisah ini ke semua sahabat Anda, siapa tahu ada orang yang mau mencoba dan mengambil manfaat dari kisah ini,.. sehingga anda pun akan mendapatkan pahala.. 🙏😭😭😭

syurga@
💗💗💗💗💗

10/05/2019

Pepiling kanggo aku lan sedulur kabèh...
Mugo² tansah di paringi èling kabèh...
Ngumpulké sangu kanggo bali...
Marang Gusti Alloh SWT...
Sumonggo njenengan rumiyén...

Upsss...
😃😃😃😃😃😃😃

DIALOG TENTANG TAHLIL (Sambil ngopi) Abu : "Mar, kamu katanya Islam koq masih 7 harian di kematian itu namanya tasabuh ,...
06/05/2019

DIALOG TENTANG TAHLIL (Sambil ngopi)


Abu : "Mar, kamu katanya Islam koq masih 7 harian di kematian itu namanya tasabuh , kamu tahu gak 7, 40, 100 hari itu ajaran Hindu Budha..."

Umar : "Masak kang , kalo begitu Hindu Budha itu termasuk Islam d**g..."

Abu : "Kamu ngaco Hindu Budha itu kafir blog, goblog"...

Umar : "Masak kafir tahlilan, bukankah tahlil itu kalimat tauhid...?"

Abu : "Bukan tahlilnya tapi acaranya , barang siapa tasyabbuh (menyerupai) dengan orang kafir, maka ia bagian darinya..."

Umar : "Aku malah jadi bingung kang..."

Abu : "Ya, karena kamu goblog..."

Umar : "Kang, Nabi lahir itu Abu Jahal sudah ada belum?"

Abu : "Ya sudah to, dia paman nabi..."

Umar : "Abu Jahal Islam kang?"

Abu : "Kafir, jahiliyah..."

Umar : "Kenapa Nabi berberjubah kayak Abu Jahal kang, apa Nabi tasabuh juga ?"

Abu : "Ee e e itu urusan dunia masalah pakaian..."
Umar : "Kalau urusan dunia tidak tasabuh ya...?"

Abu : "Ya d**g..."

Umar : "Boleh gak kang aku pake daster...?"

Abu : "Haram, itu menyerupai cewek..."

Umar : "Tapi ini urusan dunia kang, katanya bukan tasabuh..."

Abu : "Dah kamu ngeyel mojokin aku aja, ini masalah tahlil 7 hari ini ibadah Hindu Budha. Titik"

Umar : "Kang pusatnya Hindu Budha tu di India, di India sana gak ada acara 7, 40, 100 hari tuh, apalagi di sedekahi wong mayatnya aja dibakar...
Ini semula tradisi masyarakat Jawa, oleh para Walisongo tradisi yang sudah ada itu dipelihara kemudian diberi ruh islam,

Abu : Tapi ini bukan tradisi umat Islam, nabi tidak pernah mencontoh budaya orang kafir seperti ini, kenapa tidak diganti budaya islam? Jadi syirik kan...?"

Umar : "Kang Abu, katanya sudah jadi ustadz, koq cetek men ilmunya...?"

Abu : "Maksudmu bagaimana? Ngawur kamu Lop"

Umar : "La koq suruh ngganti budaya islam, emang ada budaya islam?"

Abu : "Ada, di Arab banyak contohnya"

Umar : "Itu budaya Arab kang bukan budaya Islam. Jadi Islam itu bukan budaya tapi Islam itu ruh , system , ajaran...
Namanya ruh, sistem, ajaran itu bisa dimasukkan kedalam apa saja , ruh itu bisa dimasukkan ke tubuh orang Indonesia atau orang Arab tujuan utamanya sama " illa liya'budun "

Abu : "Tapi ini bertentangan dg Islam..."

Umar : "Mana bertentangannya? Tahlil itu baca kalimah tauhid, ayat suci Alqur'an, sholawat dan berdoa apa Islam melarang itu...?"

Abu : "Bukan bacaannya, tapi itu budaya Jawa kenapa dipertahankan?"

Umar : "Sampean pernah umroh kan ? Kenapa sampean thowaf ?"

Abu : "Itu rukun haji/ umrah, harus dilaksanakan..."

Umar : "Sampean tahu sejarah thawaf ?"

Abu : "Terus terang, meskipun aku ustadz dan rajin dauroh tidak tahu sejarah thawaf..."

Umar : "Oke kang, sebenarnya ada banyak sekali budayanya kafir jahiliyyah yang oleh Kanjeng Nabi diadopsi menjadi syariat namun tetap mempertahankan budaya itu sendiri sehingga bisa merangkul semua agama dan kalangan, contoh nya, aku tunjukkan budayanya kafir jahiliyah yang menjadi hukum syariat :

1) THOWAF
Thowaf itu ada sebelum Nabi lahir , para wanita arab itu keliling ka'bah 7x dg telanjang bulat .*Gak usah ngiler ya dengar cewek bugil* --- itu upacara pemujaan karna di samping ka'bah ada patung tuhan mereka latta dan uzza kenapa mereka telanjang , menurut ajaran dia menghadap Tuhan / berdoa harus suci , ingat kang syariat Nabi Musa kalo baju kena najis itu harus di sobek dan di buang. Kalo syariat Nabi kita dicuci ya! Nah budaya ini, keliling ka'bah 7x tidak dihilangkan Nabi tapi masuki ruh Islam latta uzza dibuang , suci tdk berarti telanjang tapi suci bersih ( simbul bersih suci itu sekarang warna putih ) jadilah pakaian ihram itu berwarna putih...

2) AQIQAH
Sudah jd tradisi di Arab sana kalo punya anak disyukuri dg menyembelih binatang peliharaan dan melumurkan darah penyembelihan...
Oleh Nabi, budayanya masih dipertahankan diberi ruh Islam...
Menyembelihnya masih, tapi tidak dilumuri darah dan rambutnya di cukur dan diberi minyak wangi...
Itu kang, haji umrah..."

Abu : "Oh begitu ta, baru tahu nih!"

Umar : "Makanya ayo kita banyak belajar jangan nyalahi orang melulu...
Ayo minum kopinya dulu...
Srupuuut ahhh..."
😂☕

Semoga bermanfaat...

والله أعلم

Cucu Pertama ku Abidah Fairuz Zakkiyah...
06/05/2019

Cucu Pertama ku Abidah Fairuz Zakkiyah...

01/05/2019

Mau ngomong apa yaaa...
Sudah keluar suara nya...
Semakin lucu dèh...
😃😃😃😃😃😃😃

Address

Dusun Kelanting RT 01 RW 05 Belakang Pangkalan Ojek Suwayuwo Sukorejo Pasuruan
Pasuruan
67161

Telephone

+628563610610

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Istana Gus Mus Hamid posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category