02/11/2019
STRATEGI.co.id
Morowali β Hj Arnila M.Ali dikukuhkan sebagai Ketua Koni Kabupaten Morowali periode 2019-2023 oleh Sekretaris Umum Koni Provinsi Sulawesi Tengah H. Muh Safiβi Datupalinge, SE.
Acara berlangsung di ruang Pola Kantor Bupati Morowali Desa Bente Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali, dan di hadiri oleh Bupati Morowali Drs Taslim, Sekda Kabupaten Morowali H. Muh Jafar Hamid, SH,MM, Ketua Koni Provinsi Sulteng Drs. anwar Panulele yang diwakili oleh Sekretaris Koni Umum Sulteng,seluruh Kepala OPD serta para pengurus Koni Cabang Morowali. Kamis (31/10/2019) malam.
β Dengan terpilihnya saya sebagai ketua KONI yang baru maka saya mengajak bapak dan ibu sekalian untuk bersama-sama menjadikan organisasi Koni sebagai wadah perjuangan pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi. Untuk itu saya sangat menaruh harapan pada kita semua untuk mulai melakukan penataan organisasi ini agar menjadi lebih baik dan dapat menciptakan atlet-atlet yang berprestasi sehingga dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Morowali yang sangat kita cintai ini khususnya di bidang olahraga,β kata Ketua Koni Kabupaten Morowali Hj. Arnila M. Ali dalam sambutannya.
Lanjutnya, karena ujung tombak olahraga terletak pada atlet-atlet yang dibina dengan baik ada panduan sistem pembinaan atlet yang berjalan dengan baik untuk atlet berbakat dan berprestasi.
Atlet-atlet yang akan mengikuti perlombaan cabang olahraga di fasilitasi baik pada tingkat daerah nasional dan regional.
β Mari bangun Koni yang lebih baik sehingga akan menghasilkan atlet-atlet yang berprestasi dan mengharumkan nama baik Kabupaten Morowali . Besar harapan saya agar Koni mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak baik pemerintah daerah dan insan olahraga,β tuturnya.
Dalam kesempatan itu, H. Syafiβi Darupalinge, SE selaku Sekretaris Umum Koni membacakan sambutan Ketua Koni Provinsi Sulteng.
β Selaku ketua umum Koni beserta jajaran pimpinan harian dan seluruh pengurus Koni Sulawesi Tengah, saya mengucapkan selamat kepada ketua dan para pengurus Koni Kabupaten Morowali yang baru, kepada pengurus lama Koni Kabupaten Morowali periode 2014-2018 atas nama di Sulawesi Tengah menyampaikan ucapan terima kasih atas perannya. Kepengurusan Koni bukan untuk mencari pop**aritas, kepengurusan Koni merupakan suatu pengorbanan untuk mengemban amanah yang bisa lebih memajukan pembinaan prestasi dan pengembangan ke olahragaan,β ujarnya.
Dengan menerapkan nilai-nilai Olympic yaitu rasa hormat persahabatan dan terbaik serta dapat menjabarkan prioritas program menjadi hal penting untuk ditindaklanjuti oleh segenap pengurus dibarengi dengan dedikasi dan pengabdian yang tulus serta mau bekerja untuk lebih memantapkan dan meningkatkan sinergitas dalam membina prestasi baik secara internal maupun eksternal antara anggota Koni dengan instansi terkait.
β Saya dan kita semua berharap agar segera menyusun rencana kerja secara sistematik sesuai tugas dan kewenangan serta tantangan masing-masing diantaranya: 1. memiliki perencanaan yang matang, 2. penyamaan persepsi, 3. pemahaman materi ke olahragaan, 4. sikap terbuka dan saling menghormati, 5. minta feedback, 6. penegasan dan motivasi 7 membangun komunikasi informal,β harapnya.
Disampaikannya p**a, sesuai dengan undang-undang nomor 35 dan sistem olahraga, pendanaan ke olahragaan menjadi tanggung jawab bersama dan pemerintah wajib mengalokasikan melalui APBD maupun APBN untuk kegiatan, Dengan adanya sinergitas tersebut secara konsisten terkoordinasi dan transparan diyakini akan dapat memberikan hasil yang maksimal dan membanggakan.
β Saat ini peran pemerintah dalam pembinaan sarana dan prasarana daerah sudah sangat perlu ditingkatkan penyempurnaan dan fasilitas- fasilitas olahraga sudah harus dapat memenuhi standar nasional maupun internasional,β ujarnya.
β Kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk perbaikan dan penyempurnaan dan revitalisasi olahragaan, pembinaan prestasi dan perkembangan yang telah mampu mempertahankan dan melaksanakan visi misi sesuai harapan dan tujuan politik secara bersama-sama bekerja kepada pengurus,βpaparnya.
Selajutnya Bupati Morowali Drs Taslim mengatakan apa itu yang sudah diberikan mandat yang diberikan tanggung jawab warga, masyarakat khususnya masyarakat pecinta olahraga agar untuk menangani organisasi olahraga ini dengan profesional agar melahirkan atlet atlet olahraga yang pada gilirannya bisa membawa nama harum Kabupaten Morowali baik tingkat nasional maupun internasional.
β Tentunya organisasi ini perlu manajemen yang baik seperti apa yang disampaikan oleh ketua umum Koni Bahwa perlu ada sinergitas, perlu adanya keterbukaan di antara pengurus dan wadah komunikasi baik secara formal maupun informal karena tentunya dengan membangun yang baik,β ujar Taslim.
Kata Taslim, semua elemen unsur organisasi agar bisa berfungsi dan berjalan dengan baik, sehingga nanti akan bisa sukses dan tugas-tugas yang akan dihadapi ke depan. Untuk itu, keterbukaan sangat penting.
β Melalui keterbukaan ini lahir gagasan-gagasan inovasi-inovasi pikiran sehingga ini akan memberikan wawasan yang luas kepada seluruh pengurus dalam rangka pengembangan organisasi, tidak menutup kemungkinan bahwa dalam pengembangan olahraga ke depan Kabupaten Morowali ini. Kita perlu melakukan sesuatu langkah yang akan sesuatu hal yang harus dipacu karena dalam usia Kabupaten Morowali menginjak yang ke-20 tahun ini, tentu kita bisa memberikan banyak kontribusi kita, khususnya di bidang olahraga,β jelas Taslim.
Taslim berharap pengurus Koni yang baru ini harus melakukan terobosan-terobosan yang kemudian dalam waktu yang tidak terlalu lama Insya Allah bisa dikenal lewat prestasi olahraga-olahraga sehingga akan dikenal oleh daerah lain.
(Supriyono)