05/02/2026
Ketika ada partai berbuat banyak utk rakyat, para aktivis tiba² bisu, tuli dan buta.
Padahal politik negeri ini digerakkan oleh partai. Jika partainya bagus, negeri akan bagus.
Coba jika aktivis fokus menilai politik dari partai. Coba kritis ke semua partai seperti kritis ke PKS. Negeri ini pasti akan jauh lebih baik.
Sayangnya untuk ke PKS yg dikritik adalah partainya sedang ke yang lain yang dikritik hanya person per person saja.
Ketika kritik Bahlil, Golkar ya gak disebut. Ketika kritik puan, PDIP gak disebut, ketika kritik Zulkifli, PAN gak disebut.
Eeh ketika kritik Buya Mahyeldi, PKS -nya ikut dihajar.
Partai² penyumbang koruptor gak pernah kalian usik. PKS begitu disebut auto bilang korupsi sapi.
Itu kan kayak bilang semua korupsi, semua exploitasi, semua kebobrokan di negri ini bisa ditolerir kecuali korupsi sapi.
Coba ketika ada partai kirim relawan terus terusan anda exploitasi, anda beritakan, anda siarkan setiap saat setiap waktu, maka partai² lain akan berlomba ikut seeta.
Ketika ada anggota dewan potong gaji utk bencana, anda sounding terus menerus, maka aleg lain juga akan ikut potong gaji.
Tapi kan? Nggak gitu.
PKS bantu bencana.. nyinyir
PKS potong gaji dewan... nyinyir
PKS kumpulin dana anggota.. nyinyir
PKS membantu orang-orang yang mungkin tidak pernah memilih mereka, bahkan kadang memfitnah mereka.
Secara akademis, ini disebut “charity without conditionality” amal tanpa syarat.
Secara agama, ini disebut ikhlas.
Secara politik, ini disebut keteguhan identitas gerakan.
Siklus yang Terus Berulang
Pada akhirnya, keberadaan PKS di lokasi bencana bukan hanya catatan politik, itu adalah catatan budaya organisasi, doktrin spiritual, dan etos kemanusiaan yang tidak meminta imbalan.
Mereka mungkin dilupakan saat pemilu.
Mereka mungkin diserang saat debat publik.
Namun ketika sirene ambulan berbunyi dan tanah retak karena bencana,
yang datang pertama ke garis depan…
adalah mereka yang tidak pernah berhitung suara.
Sebuah ironi.
Sebuah keindahan.
Dan sebuah konsistensi yang tidak dimiliki banyak partai lain.