๐•ฑ๐–Ž๐–‘๐–†๐–“๐–™๐–—๐–”๐–•๐–Ž

  • Home
  • Indonesia
  • Manado
  • ๐•ฑ๐–Ž๐–‘๐–†๐–“๐–™๐–—๐–”๐–•๐–Ž

๐•ฑ๐–Ž๐–‘๐–†๐–“๐–™๐–—๐–”๐–•๐–Ž ๐““๐“ช๐“ต๐“ช๐“ถ ๐“ฑ๐“พ๐“ด๐“พ๐“ถ ๐“ผ๐“ฎ๐“ธ๐“ป๐“ช๐“ท๐“ฐ ๐“ซ๐“ฎ๐“ป๐“ผ๐“ช๐“ต๐“ช๐“ฑ ๐“ด๐“ฎ๐“ฝ๐“ฒ๐“ด๐“ช ๐“ฒ๐“ช ๐“ถ๐“ฎ๐“ต๐“ช๐“ท๐“ฐ๐“ฐ๐“ช๐“ป ๐“ฑ๐“ช๐“ด ๐“ธ๐“ป๐“ช๐“ท๐“ฐ ๐“ต๐“ช๐“ฒ๐“ท. ๐““๐“ช๐“ต๐“ช๐“ถ ๐“ฎ๐“ฝ๐“ฒ๐“ด๐“ช ๐“ญ๐“ฒ๐“ช ๐“ซ๐“ฎ๐“ป๐“ผ๐“ช๐“ต๐“ช๐“ฑ ๐“ณ๐“ฒ๐“ด๐“ช ๐“ฒ๐“ช ๐“ฑ๐“ช๐“ท๐”‚๐“ช ๐“ซ๐“ฎ๐“ป๐“น๐“ฒ๐“ด๐“ฒ๐“ป ๐“พ๐“ท๐“ฝ๐“พ๐“ด ๐“ถ๐“ฎ๐“ต๐“ช๐“ด๐“พ๐“ด๐“ช๐“ท๐“ท๐”‚๐“ช.

02/08/2026

๐™‹๐™š๐™ข๐™—๐™ช๐™ฃ๐™ช๐™๐™–๐™ฃ ๐™Ž๐™–๐™™๐™ž๐™จ ๐™Ž๐™ž๐™จ๐™ฌ๐™ž ๐™Ž๐™ˆ๐™‹ ๐™™๐™ž ๐™‰๐™–๐™—๐™ž๐™ง๐™š ๐™๐™š๐™ง๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™–๐™ฅ, ๐™‹๐™š๐™ก๐™–๐™ ๐™ช๐™ฃ๐™ฎ๐™– Mantan Pacar ๐™†๐™ค๐™ง๐™—๐™–๐™ฃ ๐™Ž๐™š๐™ฃ๐™™๐™ž๐™ง๐™ž

โ„ค๐•†โ„•๐”ธ ๐•„๐”ผโ„๐”ธโ„ -- Remaja berinisial A (14) di Nabire, Papua Tengah, membakar mantan pacarnya, CK (15), hingga tewas. Peristiwa itu diduga terjadi karena A takut CK mengadu bahwa mereka pernah berhubungan intim.

Minggu (2/8/2026), Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek mengatakan korban dan pelaku sempat menjalin hubungan pacaran pada Mei 2026. Keduanya sempat melakukan hubungan layaknya suami istri di salah satu penginapan.

Pada Juni, pelaku memutuskan hubungan dengan korban karena dekat dengan perempuan lain di sekolah. Korban yang tidak terima kemudian mengatakan akan membongkar perbuatan mereka berdua ke orang tua pelaku.

"Korban mengancam pelaku bahwa akan menyampaikan ke orang tua pelaku di mana pelaku sudah pernah melakukan hubungan badan dengan korban," kata Piter.

Korban kemudian menuruti pelaku karena melihat pisau sudah dibuang. Ternyata pelaku mendorong korban ke arah semak-semak hingga terjatuh lalu dicekik korban sampai tidak berdaya.

"Karena merasa korban sudah tak berdaya selanjutnya pelaku mengambil minyak tanah di dalam jok motor lalu menyiram dari kepala sampai ke kaki, setelah menyiram minyak tanah selanjutnya pelaku membakar rambut korban menggunakan korek gas yang juga sudah disiapkan sebelumnya," ungkap Piter.

Mayat korban kemudian ditemukan di Jalan Waroki, dekat Pantai Naikere, Kabupaten Nabire pada Kamis (30/7), sekitar pukul 20.00 WIT. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku. Pelaku dijerat pasal pembunuhan berencana.
Singkat cerita, A takut perbuatannya diketahui orang tuanya. Dia kemudian berkomunikasi lagi dengan CK.

"Pelaku sudah merasa ketakutan sehingga dari situ timbul niat pelaku untuk membunuh korban. Pelaku dengan korban kembali komunikasi melalui chatting WhatsApp saat itu korban meminta dengan pelaku bisa ketemu yang terakhir," ujarnya.

Pelaku membawa satu botol minyak tanah dan pisau dapur di jok motor saat bertemu korban. Pelaku awalnya berniat menikam korban namun gagal hingga korban lari ketakutan.

"Selanjutnya pelaku menyuruh korban untuk naik motor namun korban tidak mau dan mengatakan buang pisau baru saya ikut, kemudian pelaku kembali membuka jok dan membuang pisau jauh dari dirinya," ujarnya.

๐™†๐™š๐™ฉ๐™š๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™†๐™š๐™ก๐™ช๐™–๐™ง๐™œ๐™–

Kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang remaja putri di kawasan Jalan Raya Waroki, Kelurahan Kalibobo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, mulai menemui titik terang.

Identitas korban dipastikan sebagai Chelsy Kaltrin Candra (14), seorang siswi aktif yang tengah menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Nabire.

Kepastian tersebut terungkap saat prosesi pelepasan jenazah di rumah duka yang berlokasi di Jalan Nabarua Bawah pada Minggu (2/8/2026).

Perwakilan keluarga korban, Ruben Tandi, menjelaskan latar belakang serta riwayat pendidikan mendiang di hadapan ratusan pelayat sebelum pemakaman dilaksanakan.

Kata Ruben, korban merupakan anak kedua dari pasangan almarhum Billy Candra dan Maria Lumbaa yang lahir di Nabire pada 9 Desember 2011.

Sebelum menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Nabire, almarhumah sempat menyelesaikan sekolah dasar di SD Inpres Siriwini pada tahun 2024.

"Chelsy lahir di Nabire pada 9 Desember 2011. Dia adalah anak kedua dari pasangan almarhum Billy Candra dan Maria Lumbaa," kata Ruben saat membacakan riwayat hidup korban.

Berdasarkan penyelidikan polisi, aksi keji tersebut diduga kuat dilakukan oleh rekan dekat korban yang berinisial A (14).

Polisi menyinyalir bahwa motif tindakan barbar ini dilatarbelakangi oleh hubungan asmara antara pelaku dan korban.

Pelaku kini sudah diamankan oleh pihak berwajib untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut.

Wakapolres Nabire, Kompol Piter Kendek, menjelaskan secara rinci kronologis pembunuhan berencana tersebut dalam keterangan resminya.

Peristiwa bermula pada Kamis (30/7/2026) malam ketika pelaku mengejar korban sambil membawa sebilah pisau di dekat Pantai Naikere.

Pada ancaman awal tersebut, korban sempat berhasil melarikan diri untuk menyelamatkan nyawanya.

"Sebelum pembunuhan terjadi, A sempat berusaha menikam korban, namun korban melarikan diri," kata Piter.

Setelah pelarian tersebut, pelaku kemudian mencoba membujuk dan merayu korban agar mau kembali mendekat.

Korban akhirnya terperdaya oleh bujukan tersebut lalu menghampiri pelaku kembali di lokasi kejadian.

Saat korban lengah dalam jangkauannya, pelaku langsung mendorong Chelsy hingga jatuh tersungkur ke tanah.

Pelaku kemudian mencekik leher korban dengan kuat hingga remaja tersebut kehilangan kesadaran dan kehabisan napas.

Tidak berhenti sampai di situ, pelaku menyiramkan minyak tanah yang sebelumnya sudah dipersiapkan ke tubuh korban.

Pelaku lalu membakar tubuh korban tanpa ragu hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi dengan luka bakar yang sangat parah.

Kasus pembunuhan sadis yang melibatkan anak di bawah umur ini langsung menyita perhatian luas dari masyarakat Kabupaten Nabire.

Selanjutnya pihak keluarga mendesak aparat kepolisian untuk bertindak tegas dan mengusut tuntas perkara ini hingga selesai.

Perwakilan keluarga juga berharap keadilan bagi almarhumah Chelsy dapat ditegakkan seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Address

Manado
95117

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ๐•ฑ๐–Ž๐–‘๐–†๐–“๐–™๐–—๐–”๐–•๐–Ž posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share