Humas Setdakab. Aceh Tamiang

Humas Setdakab. Aceh Tamiang Akun resmi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Semoga bermanfaat :)

Halaman ini berisi info-info menarik, bukan hanya menyajikan info seputar kegiatan Pemerintah Daerah, tapi juga info yang muncul di tengah-tengah masyarakat.

Asisten Pemerintahan Hadiri Haflah Takhrij Ponpes Misbahur Rasyad Al-AziziyahAceh Tamiang -- Prokopim : Asisten Pemerint...
14/05/2026

Asisten Pemerintahan Hadiri Haflah Takhrij Ponpes Misbahur Rasyad Al-Aziziyah

Aceh Tamiang -- Prokopim : Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Muslizar, mewakili Bupati Aceh Tamiang menghadiri acara Haflah Takhrij Pondok Pesantren Misbahur Rasyad Al-Aziziyah di Kampung Benua Raja, Kecamatan Rantau, Rabu (13/5/26).

Dalam sambutannya, Muslizar menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan pondok pesantren beserta seluruh jajaran ustaz dan ustazah yang selama ini konsisten mencetak generasi Qurani yang berakhlakul karimah dan memiliki daya saing.

“Pemerintah daerah menyambut baik komitmen Pondok Pesantren Misbahur Rasyad Al-Aziziyah dalam memberikan pendidikan keagamaan. Di tengah arus informasi yang begitu pesat, pondok pesantren menjadi benteng moral bagi generasi muda,” ujar Muslizar.

Ia berharap para santri yang diwisuda tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga menjunjung tinggi adab dan moral dalam kehidupan sehari-hari.

“Ilmu yang tinggi tanpa disertai adab akan menjadi sia-sia, karena adab membimbing seseorang untuk memiliki perilaku yang baik. Orang yang berilmu namun melanggar etika akan lebih tercela dibandingkan orang yang kurang berilmu tetapi memiliki akhlak mulia,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Muslizar juga memberikan motivasi kepada para wisudawan tingkat SMP agar melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA di pondok pesantren tersebut guna memperdalam ilmu agama dan pembentukan karakter.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan rumah tahfiz dan pondok pesantren sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berkualitas.

Acara Haflah Takhrij berlangsung khidmat dan penuh haru. Kegiatan diakhiri dengan prosesi wisuda serta penyematan mahkota oleh para santri kepada orang tua masing-masing sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan pondok pesantren, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Kepala Dinas Pendidikan, Danramil Rantau, Kapolsek Rantau, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.[er]

Bupati Armia Pahmi Tetapkan 143.711 Jiwa Penerima Jadup, Pemkab Aceh Tamiang Percepat Pemulihan PascabencanaAceh Tamiang...
13/05/2026

Bupati Armia Pahmi Tetapkan 143.711 Jiwa Penerima Jadup, Pemkab Aceh Tamiang Percepat Pemulihan Pascabencana

Aceh Tamiang - Prokopim : Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus mempercepat langkah pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi. Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, resmi menetapkan sebanyak 40.515 Kepala Keluarga (KK) atau 143.711 jiwa sebagai penerima Bantuan Jaminan Hidup (Jadup) melalui Surat Keputusan (SK) By Name By Address (BNBA) Tahap III dan Tahap IV Tahun 2026.

Penetapan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh perlindungan sosial sekaligus dukungan pemulihan ekonomi secara berkelanjutan.

Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Bupati Aceh Tamiang Nomor 100.3.3.2/345/2026 tentang Penetapan Penerima Bantuan Jaminan Hidup Korban Bencana Hidrometeorologi BNBA Tahap III Tahun 2026 dan Keputusan Bupati Aceh Tamiang Nomor 100.3.3.2/358/2026 tentang Penetapan Penerima Bantuan Jaminan Hidup Korban Bencana Hidrometeorologi BNBA Tahap IV Tahun 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, Ahmad Yani, menyebutkan seluruh dokumen pendukung dan SK BNBA telah disampaikan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia guna proses tindak lanjut dan verifikasi pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, SK BNBA beserta seluruh dokumen pendukung sudah kami serahkan ke Kementerian Sosial untuk proses lebih lanjut,” ujar Ahmad Yani, Rabu (12/5/2026).

Pada BNBA Tahap III, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menetapkan sebanyak 20.863 KK sebagai penerima bantuan yang meliputi Jaminan Hidup (Jadup), bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), serta bantuan isi perabotan rumah tangga dengan total penerima mencapai 74.405 jiwa.

Kecamatan Manyak Payed tercatat menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbesar, yakni sebanyak 5.950 KK atau 21.686 jiwa. Disusul Kecamatan Karang Baru sebanyak 2.685 KK, serta Kejuruan Muda dengan 2.545 KK penerima.

Sementara sejumlah kecamatan lain juga memperoleh alokasi bantuan berdasarkan hasil pendataan BNBA yang dilakukan pemerintah daerah secara bertahap dan terverifikasi.

Sedangkan pada BNBA Tahap IV, jumlah penerima bantuan tercatat sebanyak 19.652 KK dengan total penerima mencapai 69.306 jiwa.

Kecamatan Karang Baru menjadi wilayah dengan penerima terbanyak pada tahap ini, yakni mencapai 4.835 KK atau 17.183 jiwa. Kemudian disusul Kecamatan Bendahara sebanyak 3.528 KK, serta Kota Kualasimpang dengan 2.480 KK penerima manfaat.

Program bantuan tersebut difokuskan untuk membantu masyarakat terdampak bencana agar dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi dan memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

Ahmad Yani menegaskan, program Jadup bukan sekadar bantuan sosial jangka pendek, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana hidrometeorologi.

Melalui bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), pemerintah berharap masyarakat dapat kembali membangun usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, dan bangkit dari dampak bencana yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Pemerintah daerah berharap usulan yang telah disampaikan dapat segera direalisasikan pemerintah pusat, sehingga masyarakat yang sudah terdata dapat segera menerima manfaat bantuan,” katanya.

Dengan total lebih dari 143 ribu jiwa penerima bantuan pada Tahap III dan Tahap IV, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat secara merata, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Bupati Armia Apresiasi Kunjungan Wagub Aceh Terkait Infrastruktur dan Pengelolaan DAS Tamiang ​Aceh Tamiang – Prokopim: ...
13/05/2026

Bupati Armia Apresiasi Kunjungan Wagub Aceh Terkait Infrastruktur dan Pengelolaan DAS Tamiang

​Aceh Tamiang – Prokopim: Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas respon cepat terhadap aspirasi masyarakat Bumi Muda Sedia. Hanya berselang empat hari setelah surat resmi dikirimkan, Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, S.E., langsung turun ke lapangan untuk meninjau titik kritis infrastruktur dan lingkungan di Aceh Tamiang, Selasa (12/5/26).

​Kunjungan kerja Wakil Gubernur (Wagub) beserta rombongan ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I, didampingi Plt. Sekretaris Daerah, Syuibun Anwar, dan Plt. Kadis PUPR, Dedy Nurfadli, serta sejumlah pejabat terkait.

​Bupati Armia dalam keterangannya menyebutkan, kunjungan Wagub ini merupakan tindak lanjut nyata dari Surat Bupati Aceh Tamiang Nomor 100/1797 yang dikirimkan pada 8 Mei 2026. “Kami sangat menghargai gerak cepat Pemerintah Aceh. Surat yang kami layangkan baru saja diterima tanggal 8 Mei, dan hari ini Pak Wagub sudah berada di sini. Ini menunjukkan komitmen serius Pemerintah Aceh dalam menangani perbaikan infrastruktur jalan provinsi dan isu konservasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang yang memang menjadi kewenangan provinsi,” ujarnya menguatkan.

​Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung kondisi Jalan Simpang Empat Upah - Rantau yang merupakan urat nadi transportasi sebagian wilayah tengah dan pesisir Aceh Tamiang, serta lokasi tanah longsor di Bukit Suling, Kecamatan Rantau.

Dalam kunjungan itu, ​Wagub Aceh, Fadlullah, mengakui bahwa alokasi Rp. 5 Miliar dari APBA 2026 saat ini belum memadai untuk perbaikan jalan yang memiliki panjang total 15,11 km hingga perbatasan Sumut (Perapen). Namun, ia membawa kabar baik bagi warga Tamiang.
​“Kami memastikan penanganan jalan ini akan menjadi prioritas utama pada Anggaran Tahun 2027. Untuk tahap awal di tahun ini, pengerjaan akan difokuskan pada titik-titik kerusakan terparah agar akses masyarakat tidak terputus,” jelas Wagub.

​Selain infrastruktur jalan, kunjungan ini juga menjadi momentum koordinasi terkait pengelolaan dan konservasi DAS Tamiang guna meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang seperti yang terjadi pada tahun 2025 lalu. Wabup Ismail yang mendampingi kunjungan tersebut mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen untuk terus bersinergi dan mengawal kebijakan ini agar realisasi pembangunan di lapangan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat.

​“Kehadiran Wagub memberikan kepastian bagi kami dan masyarakat. Kami akan terus mengawal agar agenda penanganan jalan provinsi dan pelestarian lingkungan ini terlaksana sebagaimana mestinya,” ucap Wabup Ismail.[/]

Waspada Hoax Mutasi Di Aceh TamiangAceh Tamiang - Prokopim: Kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh T...
12/05/2026

Waspada Hoax Mutasi Di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang - Prokopim: Kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang khususnya para tenaga pendidik diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran surat palsu yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Tamiang.

Baru-baru ini, beredar surat dengan Nomor: B.800.1.2/57/BKPSDM/V/2026 tertanggal 12 Mei 2026 perihal "Pemberitahuan dan Permintaan Koordinasi Terkait Pelaksanaan Mutasi Serta Penataan Aparatur di Lingkungan Sekolah Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang”. Surat tersebut ditujukan kepada Kepala TK Negeri Pembina Manyak Payed dan mencantumkan nama serta nomor kontak Kepala BKPSDM.

Berdasarkan dokumen yang beredar, terdapat beberapa kejanggalan yang mengindikasikan bahwa surat tersebut tidak resmi salah satunya Permintaan Koordinasi via Nomor Pribadi. Secara kedinasan, proses mutasi dan administrasi kepegawaian dilakukan melalui jalur resmi kantor, bukan melalui pesan pribadi atau telepon ke nomor non-dinas.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui BKPSDM menegaskan bahwa setiap proses mutasi, verifikasi, maupun validasi data ASN dilakukan secara transparan melalui sistem resmi dan surat menyurat yang terverifikasi di lingkungan internal pemerintah.

Kepada ASN maupun masyarakat diminta untuk tidak menghubungi nomor tersebut guna mencegah penipuan atau pemerasan. Jika menerima surat serupa, segera lakukan konfirmasi ke kantor BKPSDM Kabupaten Aceh Tamiang.

Mari bersama kita cegah penyebaran berita bohong demi menjaga kondusivitas pelayanan pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang.[pah]

Bupati Aceh Tamiang Dampingi Wamen PKP Tinjau Hunian Tetap di Kampung Simpang KananAceh Tamiang -- Prokopim : Bupati Kab...
11/05/2026

Bupati Aceh Tamiang Dampingi Wamen PKP Tinjau Hunian Tetap di Kampung Simpang Kanan

Aceh Tamiang -- Prokopim : Bupati Kabupaten Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, mendampingi Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah dalam kunjungan kerja meninjau pembangunan Huntap di Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kamis (7/5/26).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung progres pembangunan hunian tetap yang dibangun sebagai bentuk dukungan terhadap penyediaan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Armia bersama Wamen PKP meninjau sejumlah unit rumah yang telah dibangun Mabes Polri. Hunian tetap tersebut terdiri atas dua tipe konstruksi, yakni rumah berbahan kayu dan rumah berbahan beton, yang disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi lingkungan setempat.

Bupati Aceh Tamiang berharap huntap ini selesai dengan cepat serta dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.

Kunjungan kerja tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan kawasan permukiman berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, serta pihak terkait lainnya.[syl/scl]

Bupati Aceh Tamiang Bersama Dirjen Adwil Kemendagri Tinjau Instalasi Air Bersih dan Serahkan Bantuan bagi Warga Terdampa...
11/05/2026

Bupati Aceh Tamiang Bersama Dirjen Adwil Kemendagri Tinjau Instalasi Air Bersih dan Serahkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Aceh Tamiang - Prokopim : Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H.,bersama Dirjen Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, meninjau fasilitas instalasi air bersih sekaligus menyerahkan bantuan perlengkapan dapur kepada masyarakat terdampak bencana di Kampung Bundar dan Huntara Danantara, Kecamatan Karang Baru, Kamis (7/5/26).

Dalam kunjungan di Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, rombongan meninjau langsung fasilitas instalasi air bersih yang telah dibangun guna memenuhi kebutuhan air masyarakat pascabencana. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan sebanyak 100 paket perlengkapan dapur kepada warga terdampak.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Armia, mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar menunggu proses verifikasi penerima bantuan yang dilakukan secara bertahap.

“Sebagian masyarakat di beberapa kampung sudah menerima bantuan. Bagi masyarakat yang belum menerima, kami mohon bersabar karena data sudah tersedia dan saat ini masih dalam proses verifikasi. Penyaluran bantuan dilakukan secara bergelombang dan semua akan mendapatkan haknya,” ujar Bupati.

Sementara itu, Dirjen Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal Z.A., menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya mempercepat proses penanganan dan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.

Ia menjelaskan, pascabencana yang terjadi, sejumlah wilayah mengalami kesulitan air bersih sehingga pemerintah melalui satuan tugas telah membangun fasilitas instalasi air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Apabila terdapat kendala pada fasilitas air bersih, masyarakat diminta segera melapor agar dapat segera diperbaiki. Pemerintah terus memonitor berbagai bantuan yang disalurkan, baik bantuan huntara, huntap, jaminan hidup, bantuan ekonomi, maupun bantuan perlengkapan rumah tangga lainnya,” ungkapnya.

Safrizal juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar dalam menunggu proses verifikasi data penerima bantuan, mengingat jumlah masyarakat yang didata mencapai ratusan ribu orang dan memerlukan sejumlah tahapan administrasi.

“Yang terpenting masyarakat tetap bersabar. InsyaAllah bantuan akan segera disalurkan. Kehadiran kami hari ini juga untuk memastikan proses percepatan bantuan berjalan dengan baik,” tambahnya.

Usai kegiatan di Kampung Bundar, rombongan melanjutkan kunjungan ke Huntara Danantara, Simpang Empat Opak, Kecamatan Karang Baru. Di lokasi tersebut, pemerintah kembali menyerahkan sebanyak 600 paket perlengkapan dapur bagi warga terdampak bencana.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan perlengkapan dapur secara simbolis kepada perwakilan masyarakat penerima bantuan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, para Kepala SKPK, unsur forkopicam, Datok Penghulu, kepala dusun, serta masyarakat setempat.

Bupati Aceh Tamiang Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda di SekerakAceh Tamiang - Prokopim : Bupati Aceh Tamiang, I...
10/05/2026

Bupati Aceh Tamiang Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sekerak

Aceh Tamiang - Prokopim : Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, meresmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menghubungkan Kampung Bandar Mahligai dengan Kampung Sekerak Kiri, Kecamatan Sekerak, Jumat (8/5/26).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI AD dan Vertical Rescue Indonesia atas kontribusi nyata dalam membangun kembali akses vital masyarakat di Kecamatan Sekerak.

“Jembatan ini bukan hanya sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kemajuan masyarakat. Kehadiran jembatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta menjadi penghubung antara Kampung Bandar Mahligai dan Kampung Sekerak Kiri,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, jembatan tersebut bermanfaat bagi 893 KK yang sebelumnya harus menggunakan perahu atau memutar jauh untuk menyeberangi Sungai Tamiang akibat putusnya akses pascabencana.

Ia menegaskan, pembangunan jembatan merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan serta memperlancar akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat. Bupati juga mengimbau masyarakat agar menjaga dan merawat fasilitas tersebut.

Sementara itu, Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dalam mendukung percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana.

“Pasca banjir bandang pada November 2025 lalu, akses antar desa terputus total. Sesuai arahan Presiden RI kepada Kasad, dibangunlah Jembatan Gantung Perintis Garuda ini. Alhamdulillah, pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih tiga bulan,” jelasnya.

Peresmian jembatan ditandai dengan prosesi peusijuek dan pemotongan pita sebagai tanda resmi beroperasinya jembatan gantung tersebut.

Jembatan gantung dengan panjang bentangan 280 meter dan lebar 1,2 meter tersebut dibangun melalui kolaborasi antara Kodim 0117/Aceh Tamiang, Brigif 25 Siwah Lhoksukon, Yon TP 853 Pedawa Idi Aceh Timur, serta Vertical Rescue Indonesia (VRI).

Kegiatan peresmian turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh Tamiang, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala SKPK, unsur Forkopimcam, Datok Penghulu, tokoh agama, serta masyarakat setempat dan undangan lainnya.[scl]

Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Lakukan Penanaman Jagung Program Kodim 0117/Aceh TamiangAceh Tamiang - Prokopim: Bupati ...
09/05/2026

Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Lakukan Penanaman Jagung Program Kodim 0117/Aceh Tamiang

Aceh Tamiang - Prokopim: Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH menghadiri penanaman jagung perdana tahun 2026 dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional program Kodim 0117/Aceh Tamiang di lahan Kompi Produksi di Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda pada Sabtu, (9/5/26).

Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memanfaatkan lahan tidur yang potensial untuk menjaga ketahanan pangan di Aceh Tamiang.

“Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pertanian, dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Baik dari segi penyediaan bibit unggul, pupuk maupun pendampingan teknis kepada para petani,” ucap Bupati Armia dalam sambutannya.

Sebagaimana kita ketahui bersama, Jagung sebagai salah satu komoditas strategis, memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, serta sebagai sumber pendapatan bagi para petani.

Bupati berharap, penanaman jagung di lahan Kompi produksi ini dapat membawa dampak positif di lingkungan masyarakat khususnya Kecamatan Kejuruan Muda. Terutama membangkitkan semangat kita dalam mengoptimasi pemanfaatan lahan kosong atau lahan tidur, sehingga ke depannya produktivitas tanaman pangan dan palawija di wilayah ini semakin meningkat

“Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kami yakin kita dapat mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Kodim 0117/Aceh Tamiang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harap Bupati.

Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya menyatakan bahwa program ini bukan sekadar penanaman, namun merupakan bentuk kontribusi berkelanjutan terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Kami ingin menunjukkan bahwa prajurit TNI AD juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk di sektor pertanian yang merupakan bagian penting dari ketahanan nasional,” tegas beliau.

Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan kosong agar lebih produktif. Tidak hanya memberikan manfaat bagi satuan, program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan produksi pangan lokal.

Penanaman jagung ini merupakan bagian dari implementasi arahan pimpinan TNI dan Kementerian Pertahanan untuk memperkuat kemandirian pangan di lingkungan militer. Dengan pendekatan yang berkelanjutan, Kodim 0117/Aceh Tamiang berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan serupa di masa mendatang.

Pada tahun sebelumnya, lahan ini sudah menghasilkan panen sesuai target beberapa kali sebelum banjir melanda. Banyak tumbuhan yang turut ditanami, seperti Cabai caplak, pepaya, pisang, terong, kangkung, ubi dan tanaman lainnya. Bahkan, turut mulai pembibitan ikan Nila, lele dan gurame.

Pada momen yang sama, turut dilakukan penanaman pohon sebagai langkah pembinaan lingkungan hidup.

Kegiatan ini dihadiri juga unsur Forkopimda Aceh Tamiang, para Kepala SKPK, Pimpinan BUMN/BUMD, Manager Perkebunan Kelapa Sawit, Ketua BPP Kec. Kejuruan Muda, Ketua Percit KCK Kodim 0117/Aceh Tamiang dan jajaran, para Datok Penghulu dan perangkat kampung Bukit Rata serta tamu undangan lainnya.[pah]

Bupati Aceh Tamiang Dukung "Khitan Ceria untuk Negeri" : Mereka Anak-Anak Pemberani dan TangguhAceh Tamiang - Prokopim :...
09/05/2026

Bupati Aceh Tamiang Dukung "Khitan Ceria untuk Negeri" : Mereka Anak-Anak Pemberani dan Tangguh

Aceh Tamiang - Prokopim : Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, mengapresiasi dan menghadiri kegiatan Bakti Sosial Khitan Ekslusif Gratis bertajuk “Khitan Ceria untuk Negeri” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI) di Masjid Al Hanifiyah, Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang, Sabtu (09/05/2026).

Kegiatan ini merupakan hadiah istimewa bagi anak-anak di Aceh Tamiang ditengah banyak keluarga yang berjuang untuk pemulihan dan ekonomi akibat bencana. Dengan target peserta mencapai 100 anak, ASDOKI menghadirkan metode khitan modern yang nyaman dan membahagiakan bagi para "jagoan" kecil.

Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung inisiatif sosial seperti ini.

"Atas nama Pemerintah dan masyarakat Aceh Tamiang, saya ucapkan terima kasih yang tiada terhingga kepada Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI) beserta seluruh Dokter dan Tim Medis yang telah menginisiasi kegiatan ini. Aceh Tamiang ini jauh dari Jakarta. Tapi hari ini bapak dan ibu buktikan bahwa jarak tidak pernah memutus kepedulian", ucap Bupati.

"Ini bukan sekadar sunat massal. Bagi kami ini merupakan bentuk pemuliaan bahwa anak-anak kami diperlakukan dengan layak dan humanis", tambahnya.

Bupati Armia juga mengapresiasi keberanian anak-anak yang dikhitan. Ia katakan, mereka adalah anak-anak yang pemberani dan tangguh

"Insyallah setelah dikhitan, kalian bertambah sehat, menjadi anak yang sholeh, bertambah pintar dan menjadi anak yang berguna bagi agama, bangsa dan daerah kita tercinta", pesannya.

Ketua Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI), dr. Aprilio Efendi menjelaskan bahwa metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah teknik modern tanpa jahitan dan tanpa perban, sehingga meminimalisir rasa nyeri dan pendarahan. Hal ini bertujuan agar anak-anak tetap ceria dan dapat segera beraktivitas normal setelah dikhitan.

Ia berharap kegiatan ini akan terus berlangsung, tidak hanya di Aceh tapi di seluruh Indonesia dan kedepannya bisa terus berkolaborasi dalam event-event besar.

Dalam bakti sosial ini, selain mendapatkan layanan khitan gratis dari para ahli medis profesional se-Indonesia, para peserta juga menerima bingkisan dan santunan sebagai bentuk penyemangat atas keberanian mereka. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 9-10 Mei.[des]

Bupati Aceh Tamiang Pimpin Rapat Percepatan Penginputan Data Kabupaten Layak AnakAceh Tamiang - Prokopim : Bupati Aceh T...
09/05/2026

Bupati Aceh Tamiang Pimpin Rapat Percepatan Penginputan Data Kabupaten Layak Anak

Aceh Tamiang - Prokopim : Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, membuka rapat percepatan penginputan data evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Rabu (6/5/2026).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya peningkatan nilai KLA Kabupaten Aceh Tamiang yang saat ini masih berada pada kategori rendah. Oleh karena itu, seluruh OPD diminta bekerja secara terpadu dan serius dalam melengkapi serta menginput data dukung penilaian KLA.

“Sehubungan dengan masih rendahnya nilai Kabupaten Layak Anak Kabupaten Aceh Tamiang dan saat ini masih berada pada posisi paling rendah, maka dipandang perlu dilakukan penginputan data secara terpadu bersama seluruh OPD. Saya minta nilai minimal mencapai 500 poin dan seluruh data harus disiapkan hingga tuntas paling lambat tanggal 14 Mei 2026,” tegas Bupati.

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah untuk fokus dan bertanggung jawab penuh terhadap kelengkapan data sesuai bidang masing-masing agar target peningkatan nilai KLA dapat tercapai.

Sementara itu, Sekda Drs. Syuibun Anwar, menyampaikan bahwa berbagai program dan kegiatan yang mendukung indikator Kabupaten Layak Anak sebenarnya telah dilaksanakan oleh OPD. Namun, belum seluruhnya terdokumentasi dan terinput secara maksimal dalam aplikasi penilaian KLA.

“Berbagai kegiatan sebenarnya sudah kita lakukan serta membuat SK. Saat ini yang terpenting adalah bagaimana seluruh data tersebut dapat diinput secara optimal. Sesuai arahan Bupati, kita tidak boleh menjadi daerah dengan nilai terendah,” ujar Sekda.

Ia meminta seluruh OPD menghadirkan kepala bidang dan operator yang memahami data teknis agar proses penginputan berjalan cepat dan optimal.

Dalam rapat tersebut dijelaskan bahwa Kabupaten Layak Anak memiliki lima klaster pemenuhan hak anak sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Masing-masing klaster memiliki OPD penanggung jawab utama beserta tugas dan indikator yang harus dipenuhi.

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, operator, serta tim Gugus Tugas KLA Kabupaten Aceh, para kepala OPD kepala bidang yang terlibat antara lain Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Disdukcapil, Dinas PUPR, Satpol PP dan sejumlah OPD terkait lainnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berharap melalui sinergi seluruh perangkat daerah, nilai Kabupaten Layak Anak dapat meningkat secara signifikan pada tahun 2026.

Bupati Aceh Tamiang Terima Kunjungan Kerja Bupati Serang dan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana HidrometeorologiAc...
09/05/2026

Bupati Aceh Tamiang Terima Kunjungan Kerja Bupati Serang dan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Hidrometeorologi

Aceh Tamiang - Prokopim : Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., menerima kunjungan kerja Bupati Serang beserta rombongan dalam rangka peninjauan lokasi bencana hidrometeorologi sekaligus penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. Kegiatan berlangsung di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Jumat (8/5/26).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Bupati Serang beserta jajaran atas kepedulian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Aceh Tamiang pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada Ibu Ratu Rachmatuzakiyah beserta jajaran. Kehadiran Ibu di Aceh Tamiang menjadi penguat semangat bagi kami untuk bangkit bersama menjadi lebih kuat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bencana hidrometeorologi yang terjadi telah memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat Aceh Tamiang. Tercatat lebih dari 310 ribu jiwa atau sekitar 75 ribu kepala keluarga yang tersebar di 216 kampung pada 12 kecamatan terdampak bencana yang mengalami Kerusakan terjadi pada rumah warga, fasilitas umum, fasilitas kesehatan, pendidikan hingga perkantoran pemerintah.

Meski demikian, pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama berbagai pihak berhasil melewati masa tanggap darurat melalui kolaborasi aktif antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, relawan,NGO, berkat kolaborasi semua pihak, saat ini Aceh Tamiang telah memasuki fase menuju pemulihan.

Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M., mengatakan kehadiran rombongannya merupakan bentuk empati dan solidaritas masyarakat Kabupaten Serang kepada masyarakat terdampak bencana.

“Kami hadir membawa pesan persaudaraan dan kepedulian dari masyarakat Kabupaten Serang. Bantuan kemanusiaan yang dihimpun sebesar Rp 1.210.177.500. hari ini disalurkan untuk 9 kabupaten terdampak bencana, termasuk Kabupaten Aceh Tamiang. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari ASN, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, tenaga kesehatan, buruh, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Serang.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Serang menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berupa uang tunai sebesar Rp117 juta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Serang, Plt. Sekda, para asisten, staf bupati, kepala SKPK Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Serang, serta para kepala daerah dari sembilan kabupaten yang mengikuti secara daring, yakni Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Tapanuli Tengah, dan Tanah Datar.[scl]

Address

Jalan Medan/Banda
Kualasimpang
24476

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:45
Tuesday 08:00 - 16:45
Wednesday 08:00 - 16:45
Thursday 08:00 - 16:45
Friday 08:00 - 16:45

Telephone

+62641333000

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Humas Setdakab. Aceh Tamiang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Humas Setdakab. Aceh Tamiang:

Share