Pedoman pengabdian bagi Partai Hati Nurani Rakyat atau siapapun yang masih merasa memiliki Hati Nurani serta kepedulian terhadap rakyat
Hati Nurani adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Pencipta yang berada di kedalaman setiap manusia. Sebagai kompas kebenaran Hati Nurani selalu mengarahkan manusia pada jalan yang benar dan mulia. Karena keyakinan itulah bangsa Indonesia berjuang mati-matian mela
wan penjajah untuk merebut kembali haknya atas karunia Tuhan yang tak ternilai, berupa Tanah-Air Indonesia. Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, dan melalui pejuangan yang luar biasa disertai pengorbanan yang tak terkira pada akhirnya rakyat Indonesia berhasil menyatakan kemerdekaannya. Pancaran Hati Nurani dari seluruh bangsa Indonesia telah membangunkan kesadaran spiritual untuk selalu taat kepada Tuhan dan menjalankan perintah Agama, dituangkan dalam sila pertama Pancasila yaitu; “Ketuhanan yang Maha Esa”. Hati Nurani juga mengajarkan sesama manusia untuk saling menghormati, menghargai dan mengasihi yang dituangkan dalam sila kedua “ Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”. Bangsa Indonesia sadar bahwa kemerdekaan itu didapat melalui semangat kebersamaan yang memiliki kekuatan dahsyat, sehingga dengan penuh keyakinan melestarikannya dalam sila ketiga yaitu “ Persatuan Indonesia “. Mengingat pentingnya pengaturan milik bersama yakni bumi, air dan segala kekayaan yang terkandung di dalamnya, maka perlu kiranya ditunjuk para wakil-wakil rakyat yang terpercaya untuk memimpin bangsa Indonesia yang dirumuskan dalam sila keempat yakni “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/perwakilan”. Melalui kepemimpinan yang berhati nurani akan memberikan kesejahteraan lahir batin bagi bangsa Indonesia yang diwujudkan dalam sila kelima yaitu “ Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia “.