Badan Nasional Penanggulangan Bencana

  • Home
  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Badan Nasional Penanggulangan Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana / Indonesia National Disaster Management Authority
(743)

BNPB merupakan lembaga negera setingkat menteri yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2008 tentang Badan Nasional Penanggulangan Bencana, yang pembentukannya merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah ...
15/05/2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia dalam periode Kamis (14/5), pukul 07.00 WIB, hingga Jumat (15/5), pukul 07.00 WIB. Dua kejadian yang baru dilaporkan yaitu angin kencang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Angin kencang terjadi di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis (14/5). Peristiwa yang terjadi pada malam hari, pukul 19.00 WIB, merusak 16 rumah keluarga dengan kategori rusak ringan. Sedangkan dua tempat usaha, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan rusak berat dan dua lainnya rusak ringan. Selain itu, bencana ini juga menumbangkan sembilan pohon, satu tower seluler dan satu jaringan transmisi listrik. BPBD melaporkan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa angin kencang ini.

Fenomena angin kencang ini dirasakan masyarakat di empat desa yang berada di Kecamatan Delanggu dan Polanharjo. Kejadian yang berlangsung bersamaan dengan hujan intensitas sedang hingga lebat telah direspons personel tim reaksi cepat BPBD, instansi terkait dan warga setempat.

Sementara itu, karhutla terjadi di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Kamis (14/5). Insiden pada siang hari itu berdampak pada lahan seluas 1 hektare. Titik karhutla berada di Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan. Pada hari itu juga api berhasil dipadamkan para petugas dari BPBD dan dinas terkait.

Pada perkembangan penanganan banjir di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Kamis (14/5), BPBD dan warga telah menyelesaikan pembersihan sampah pascabencana. Banjir tersebut telah surut dan rumah warga yang terdampak masih dalam penanganan. Kejadian yang terjadi pada Jumat lalu (8/5) melanda 22 kelurahan di delapan kecamatan. Data terkini BPBD mencatat dua warga meninggal dunia dan 1.393 keluarga terdampak.

Beralih pada penanganan gerakan tanah di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis (14/5), BPBD setempat masih melakukan penanganan. Penanganan tersebut di antaranya beberapa titik jalan desa yang amblas. Pengerahan alat berat dari BBWS Citanduy telah tiba di lokasi untuk membersihkan material longsor di Desa Bingkeng.

Gerakan tanah yang terjadi pada Selasa (12/5) berdampak pada dua desa di Kecamatan Dayeuh. Data yang dihimpun pada waktu itu tercatat 11 rumah warga rusak dan dua lainnya terancam. Kesebelas rumah rusak meliputi satu rumah rusak berat, tujuh rusak sedang dan tiga rusak ringan. Tidak ada laporan korban jiwa pada peristiwa ini.

Menyikapi masih adanya potensi bahaya hidrometeorologi basah, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada dan siap siaga. Pada hari ini (15/5) tiga wilayah Tanah Air masih berpotensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, seperti di Papua, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Sedangkan sejumlah besar daerah lain berpotensi hujan intensitas sedang hingga lebat.

Ditinjau dari tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah, sejumlah wilayah pada kategori mudah dan sangat mudah terbakar. Wilayah-wilayah itu teridentifikasi pada sejumlah daerah di Pulau Jawa, Lampung dan sebagian kecil di Sumatra Utara dan Aceh.

BNPB menekankan pemerintah daerah untuk melakukan upaya-upaya pengurangan risiko bencana bencana. Kepemimpinan BPBD sangat penting dalam implementasi upaya tersebut, yang didukung dengan pelibatan unsur pentaheliks. Penanggulangan bencana adalah urusan semua pihak.

Berikut infografis kejadian bencana yang berdampak signifikan update Jumat, 15 Mei 2026.Mari tingkatkan kapasitas dan ke...
15/05/2026

Berikut infografis kejadian bencana yang berdampak signifikan update Jumat, 15 Mei 2026.

Mari tingkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan untuk Indonesia yang tangguh bencana!

Halo   Berikut infografis bencana sepekan yang berdampak signifikan periode 7-14 Mei 2026.Mari tingkatkan kapasitas dan ...
15/05/2026

Halo
Berikut infografis bencana sepekan yang berdampak signifikan periode 7-14 Mei 2026.

Mari tingkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan untuk Indonesia yang tangguh bencana!




Berikut infografis kejadian bencana yang berdampak signifikan update Kamis, 14 Mei 2026.Mari tingkatkan kapasitas dan ke...
14/05/2026

Berikut infografis kejadian bencana yang berdampak signifikan update Kamis, 14 Mei 2026.

Mari tingkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan untuk Indonesia yang tangguh bencana!

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah ...
14/05/2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia dalam periode Rabu (13/5), pukul 07.00 WIB, hingga Kamis (14/5), pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun BNPB, tercatat sebanyak 11 kejadian bencana. Dari jumlah tersebut, terdapat 5 kejadian menonjol yang berdampak signifikan dan masih dalam penanganan pemerintah daerah bersama unsur terkait.

Kejadian menonjol diawali dari sejumlah kejadian baru yang terjadi di beberapa wilayah. Di Provinsi Sumatera Barat, banjir melanda Kabupaten Tanah Datar pada Rabu (13/5) dan berdampak pada 275 KK atau 252 jiwa terdampak serta 122 unit rumah terdampak. Hingga saat ini pendataan masih terus dilakukan. Kondisi banjir dilaporkan berangsur surut, namun terdapat wilayah yang masih sulit diakses akibat jembatan putus.

Ketika bencana banjir terjadi, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar masih berada pada masa transisi darurat ke pemulihan pascabencana banjir dan longsor pada November 2025 lalu. Status tersebut masih berjalan, yang terhitung sejak 28 Desember 2025 hingga 31 Juli 2026 nanti.

Selanjutnya di Provinsi Jawa Timur, kekeringan terjadi di Kabupaten Bondowoso pada Rabu (13/5) dan berdampak pada 89 KK. Sebagai upaya penanganan, BPBD Kabupaten Bondowoso melakukan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak menggunakan dua unit truk tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter.

Selain kejadian baru, BNPB juga memantau sejumlah kejadian dalam tahap pengkinian data dan penanganan lanjutan. Di Provinsi Jawa Tengah, gerakan tanah di Kabupaten Cilacap yang terjadi sejak Selasa (6/5) berdampak pada 11 KK terdampak dan 4 KK mengungsi. Selain itu, tercatat 3 rumah rusak ringan, 7 rumah rusak sedang dan 1 rumah rusak berat.

Hingga saat ini penanganan masih terus dilakukan dan akses jalan yang amblas belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Pemerintah daerah menetapkan status siaga darurat sejak Selasa (30/9) hingga Sabtu (30/5).

Di Provinsi Sulawesi Tenggara, banjir di Kabupaten Kolaka Timur yang terjadi sejak Kamis (08/05) berdampak pada 282 KK terdampak, 276 unit rumah terdampak, 2 rumah rusak ringan dan 4 rumah rusak sedang. Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat sejak Jumat (8/5) hingga Jumat (22/05). Saat ini kondisi banjir dilaporkan telah surut.

Sementara itu, banjir di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara yang terjadi pada Selasa (12/5) berdampak pada 595 KK atau 2.062 jiwa terdampak serta 587 unit rumah terdampak. Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat sejak Rabu (13/5) hingga Selasa (26/5). Kondisi terkini menunjukkan genangan telah surut dan warga mulai melakukan pembersihan rumah terdampak.

Selain pemantauan kejadian bencana, BNPB juga terus memantau aktivitas gunung api berdasarkan laporan PVMBG. Hingga Rabu (13/5), tercatat tiga gunung api berada pada status Level III (Siaga), yaitu Gunung Lewotobi Laki-laki di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Gunung Semeru di Provinsi Jawa Timur.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sejumlah wilayah masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, antara lain Aceh, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Papua dan Nusa Tenggara Barat.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah maupun kering, khususnya banjir, gerakan tanah, cuaca ekstrem hingga kekeringan yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah, BPBD dan BMKG, serta segera melakukan langkah antisipasi dan evakuasi apabila terjadi peningkatan ancaman bahaya. Kesiapsiagaan dan respons cepat seluruh unsur menjadi langkah penting dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana.

Halo  Selamat memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih Tahun 2026 bagi sahabat tangguh yang merayakan.Hari untuk mengenang...
14/05/2026

Halo
Selamat memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih Tahun 2026 bagi sahabat tangguh yang merayakan.

Hari untuk mengenang kasih dan janji Tuhan yang mengangkat kita menuju pengharapan yang baru dan lebih tinggi.

Mari kita maknai momen suci ini untuk memperkuat iman, menjaga kedamaian, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Semoga nilai-nilai kasih dan gotong royong senantiasa menuntun kita dalam membangun bangsa yang tangguh dan siap menghadapi setiap tantangan bencana.

Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan!

Update penanganan darurat bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara, update 13 ...
14/05/2026

Update penanganan darurat bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara, update 13 Mei 2026.

Berikut infografis kejadian bencana yang berdampak signifikan update Rabu, 13 Mei 2026.Mari tingkatkan kapasitas dan kes...
13/05/2026

Berikut infografis kejadian bencana yang berdampak signifikan update Rabu, 13 Mei 2026.

Mari tingkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan untuk Indonesia yang tangguh bencana!

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah bencana terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Laporan ke...
13/05/2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah bencana terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Laporan kejadian bencana yang dihimpun hingga Rabu (13/5) pukul 07.00 WIB adalah sebagai berikut.

Kejadian pertama dilaporkan berupa banjir di Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Senin (11/5). Bencana ini berdampak pada delapan desa, yaitu Desa Sama Subur dan Desa Tondowatu di Kecamatan Motui; Desa Puuwonua, Desa Labungga, dan Desa Laronanga di Kecamatan Andowia; UPT Trans Hilau di Kecamatan Oheo; Desa Polora Indah di Kecamatan Langgikima; serta Desa Tambakua di Kecamatan Landawe.

Sebanyak 692 warga dilaporkan terdampak akibat kejadian ini. Selain itu, banjir juga berdampak pada 148 unit rumah, 2 fasilitas pendidikan, 2 unit jembatan, dan 4 titik akses jalan. Dari sektor pertanian, tercatat sekitar 19 hektare lahan persawahan warga turut terdampak. BPBD Kabupaten Konawe Utara segera meninjau lokasi terdampak untuk menyalurkan bantuan logistik serta mengaktifkan posko lapangan.

Kondisi terkini, Selasa (12/5), banjir dilaporkan mulai berangsur surut. Namun demikian, Desa Tambakua masih sulit diakses. Untuk mempercepat penanganan, BPBD bersama tim gabungan mengoperasikan empat unit rakit penyeberangan guna mendukung mobilitas warga dan distribusi logistik.

Beralih ke Jawa Tengah, fenomena pergerakan tanah terjadi di Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, pada Senin (11/5). Hujan dengan intensitas tinggi berdurasi lama serta minimnya saluran drainase memicu melemahnya struktur tanah hingga menyebabkan pergerakan tanah.

Dilaporkan terdapat enam unit rumah terdampak, dengan rincian tiga unit rusak ringan, dua unit rusak sedang, dan satu unit rusak berat. Selain itu, empat titik jalan desa dengan total panjang sekitar 145 meter turut terdampak.

BPBD Kabupaten Cilacap bersama tim gabungan dan masyarakat melaksanakan kerja bakti pengurukan jalan desa yang amblas agar dapat kembali dilalui kendaraan. Upaya ini dilakukan untuk memudahkan warga memindahkan barang dan perabotan dari rumah yang sudah tidak layak huni.

Selanjutnya, tanah longsor terjadi di Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (11/5). Lokasi terdampak meliputi Desa Bunter dan Desa Margaharja di Kecamatan Sukadana; Desa Sukasetia dan Desa Sukamaju di Kecamatan Cihaurbeuti; Desa Kaso di Kecamatan Tambaksari; Desa Sukahurip di Kecamatan Cisaga; serta Desa Budiasih di Kecamatan Sindangkasih.

Akibat kejadian ini, tercatat 10 unit rumah mengalami kerusakan, terdiri dari 7 unit rusak ringan dan 3 unit rusak berat. Selain itu, kerusakan juga berdampak pada satu unit balai desa, satu unit balai kebun, satu saluran irigasi, dan lima ruas jalan penghubung kecamatan.

BPBD Kabupaten Ciamis bersama perangkat desa dan masyarakat melakukan pembersihan material longsor secara gotong royong di lokasi terdampak.

Menyikapi rangkaian bencana yang terjadi, BNPB mengimbau pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan dan upaya mitigasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah.

Sementara itu, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diminta untuk rutin memantau tinggi muka air serta memperbarui informasi cuaca dari sumber resmi.

Dalam kondisi hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama, warga diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang aman serta memahami jalur evakuasi di wilayah masing-masing.

13/05/2026

Rangkuman berita hari ini dalam Info Bencana 60 Detik edisi 13 Mei 2026.
Selengkapnya kunjungi www.bnpb.go.id







Halo  Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., menerima kunjungan audiensi sejumlah jajaran manajemen Garuda...
13/05/2026

Halo

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., menerima kunjungan audiensi sejumlah jajaran manajemen Garuda TV di Graha BNPB, Jakarta pada Senin (11/5).

Pertemuan ini dihadiri oleh Director of Business Development & Strategic Yuliandre Darwis, Wakil Pemimpin Redaksi Garuda TV Jemmy Darusman dan rekan-rekan dari Corporate Secretary serta Tim Sales.

Dalam upaya membangun bangsa yang tangguh, Garuda TV berkomitmen menjadi mitra strategis BNPB melalui kolaborasi Pentaheliks untuk meningkatkan diseminasi informasi kebencanaan yang akurat, efektif dan edukatif kepada masyarakat serta mendukung sinergi media dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, BNPB berharap media bukan hanya sekadar jembatan penyampai informasi, melainkan akselerator literasi kebencanaan serta agen perubahan dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.

Address


Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00

Telephone

+622129827793

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Badan Nasional Penanggulangan Bencana posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

  • Want your organization to be the top-listed Government Service?

Share