31/05/2026
Jejak Karir Purnabakti Nurois, S.P. Fungsional Karantina Tumbuhan
Selamat dan sukses memasuki masa purnabakti kepada Nurois, S.P. per tanggal 1 Juni 2026.
Tunai sudah masa bakti sebagai Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia selama 30 tahun di lingkup Badan Karantina Indonesia. Beliau lahir di Kediri pada tanggal 16 Mei lima puluh delapan tahun yang lalu. ASN senior dengan tiga anak dan dua cucu ini merupakan sosok wanita keibuan dan penyayang. Motto Nurois yang menjadi motivasi beliau dalam bekerja yaitu selalu berusaha menjadi lebih baik.
Awal karir wanita yang kerap dipanggil "Bu Roro" sebagai Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia berawal pada tahun 1998 di Pos Karantina Tumbuhan Pantoloan sebagai CPNS. Pada tahun 1999 beliau diangkat sebagai PNS dengan jabatan pertamanya yaitu Tenaga Teknis PKT Pantoloan. Pantoloan adalah sebuah pelabuhan yang terdapat di Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Setelah 7 tahun bertugas di Pantoloan kemudian beliau pindah tugas ke Stasiun Karantina Tumbuhan Kelas II Cilacap pada Tahun 2005. Selanjutnya tahun 2006, beliau mutasi ke Balai Karantina Tumbuhan Kelas I Tanjung Emas Semarang sebagai Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Pelaksana. Kemudian wanita yang selalu bekerja dengan penuh semangat ini pindah tugas ke Stasiun Karantina Tumbuhan Kelas II Cilacap pada tahun 2008. Nama instansi pada pertengahan tahun 2008 berubah menjadi Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap.
Sejak 2023, nama instansi berubah menjadi Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Jawa Tengah sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Karantina Indonesia (Barantin). Beliau ditempatkan di Satuan Pelayanan Pelabuhan Tanjung Intan dengan jabatan sebagai Pemeriksa Karantina Tumbuhan (PKT) Penyelia hingga beliau pensiun pada 01 Juni 2026 ini pada usia 58 tahun. Masa kerja 29 tahun 11 bulan. Satyalencana Karya Satya X Tahun pada 26 November 2014 oleh Presiden Joko Widodo.
Selamat memasuki masa purnabakti ibu Nurois, semoga sehat, sukses, selalu dalam lindungan Allah SWT dan berbahagia bersama keluarga. Terima kasih atas semua pengabdian dan dedikasi ibu dalam menjaga negeri dan tetap produktif bagi sesama.