24/10/2022
OPINI : Politik Luar Negeri
HUBUNGAN ARAB SAUDI & AMERIKA MEMANAS
LSPI UIN Bandung
Amerika panas, kini memberikan ancaman kepada Arab Saudi dan Negara-negara OPEC jikalau benar-benar menurunkan jumlah produksi minyak hingga dua juta barel di November ini. Hal ini menunjukan kepanikan AS sekaligus semakin mesranya dominasi AS dan disisi lain lemahnya Arab Saudi.
Jika Saudi berani tak tunduk pada AS, maka pasti AS akan memberikan tekanan seperti contohnya isu pelanggaran HAM pembunuhan wartawan Jamal Kashoggi. Lebih fatal, AS berpotensi menggulingkan rezim dan menggantinya dengan pangeran lain yang bersebrangan dan lebih taat pada AS.
AS & Eropa memiliki ketergantungan sekaligus ambisi penguasaan minyak. Karena siapa yang menguasai minyak akan menguasai dunia. Sejatinya minyak bisa menjadi alat pukul politik bagi negara yang memilikinya. Namun berbeda kasus jika dominasi negara lain terjadi, negara pemilik minyak tak akan mau memukul negara 'majikannya' sebagaimana Saudi pada AS.
Disinilah pentingnya independensi penguasa dari AS atau negara lainnya, namun dengan catatan negeri-negeri muslim tersebut harus komitmen untuk tak lagi menggunakan sistem warisan kolonial dan beralih kepada sistem politik Islam.[]
Peduli Politik Peduli Kaum Muslim
===================