Pemkab Luwu

Pemkab Luwu Fanspage Resmi Pemerintah Kabupaten Luwu

01/06/2026
Bupati Luwu, Patahudding, melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrato...
29/05/2026

Bupati Luwu, Patahudding, melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu di Ruang Pola Andi Kambo Kantor Bupati Luwu, Jumat (29/5/2026).

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, unsur Forkopimda, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi.

Sejumlah pejabat yang dilantik di antaranya Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Muhammad Arsyad, Kepala Dinas kepariwisataan dan Kebudayaan Mulianto Taro, Kepala Dinas Perikanan Kasmal, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Andi Ibrahim Sikki, Camat Suli Amnur, serta Camat Bajo Barat Sahrun.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi demi mendukung pembangunan daerah.

“Jabatan yang bapak emban saat ini bukanlah jabatan akhir dari perjuangan, melainkan awal perjuangan yang harus dihadapi untuk mendukung visi misi pembangunan daerah,” kata Patahudding.

Bupati Luwu juga memberikan penekanan khusus kepada sejumlah OPD strategis yang dipimpin pejabat baru. Kepada Kepala Dinas Perikanan, ia meminta agar sektor perikanan menjadi bagian penting dalam mendukung program prioritas pembangunan daerah melalui program kedaulatan pangan “Luwu Mappatuwo”.

Sementara kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Patahudding meminta pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal dan kolaborasi agrowisata agar mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan identitas daerah.

Untuk Satpol PP, Bupati menekankan pentingnya menghadirkan penegakan aturan yang tegas namun humanis serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menciptakan ketertiban daerah.

Selain itu, kepada BKPSDM Kabupaten Luwu, ia meminta penguatan manajemen ASN berbasis merit guna menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berkinerja tinggi. Saat ini Pemerintah Kabupaten Luwu mengelola sebanyak 9.920 ASN yang terdiri dari PNS, PPPK, dan PPPK paruh waktu.

Menutup sambutannya, Patahudding mengajak seluruh ASN menjadikan jabatan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat serta bekerja dengan integritas dan semangat pelayanan.

“Mari kita bangun pemerintahan yang bersih, melayani, dan hadir untuk masyarakat,” ujarnya.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Luwu menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaa...
27/05/2026

Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Luwu menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan masyarakat. Bupati Luwu, Patahudding, melaksanakan Shalat Idul Adha berjamaah bersama masyarakat sekaligus mengajak seluruh elemen memperkuat semangat berbagi dan persatuan.

Ribuan masyarakat memadati Lapangan Andi Djemma Belopa sejak pagi untuk menunaikan ibadah Shalat Idul Adha, Rabu (27/5/2026). Bupati Luwu hadir bersama Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, Ketua TP-PKK Luwu, Kurniah Patahudding, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Patahudding menegaskan Hari Raya Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan nilai kepedulian sosial dan mempererat kebersamaan.

"Di Hari Raya Idul Adha ini, kita melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk keikhlasan serta ketaatan kepada Allah SWT, sekaligus ruang untuk menebar kepedulian dengan berbagi daging kurban kepada mereka yang membutuhkan," kata Patahudding.

Ia mengatakan, nilai pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi teladan penting bagi umat Islam dalam menempatkan ketaatan kepada Allah SWT di atas segala kepentingan pribadi.

Menurutnya, semangat kurban perlu dimaknai lebih luas sebagai upaya memperkuat solidaritas dan persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

"Hakikat hari raya adalah memastikan tidak ada yang tertinggal dari rasa bahagia. Mari jadikan momentum Idul Adha sebagai penguat rasa kebersamaan serta persatuan dan kesatuan untuk menyatukan langkah membangun Luwu yang lebih sejahtera," ujarnya.

Patahudding juga mengingatkan bahwa semangat berbagi tidak berhenti pada momentum Idul Adha. Berbagai persoalan sosial seperti kemiskinan, stunting, hingga anak tidak sekolah masih memerlukan perhatian dan gotong royong seluruh masyarakat.

Berdasarkan laporan, jumlah hewan kurban yang tersebar di 22 kecamatan se-Kabupaten Luwu mencapai 2.272 ekor sapi dan 109 ekor kambing. Pemerintah berharap semangat berkurban dapat terus memperkuat solidaritas sosial serta pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Walenrang berlangsung khidmat. Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy B...
27/05/2026

Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Walenrang berlangsung khidmat. Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, melaksanakan Shalat Idul Adha berjamaah bersama masyarakat di Lapangan Batusitanduk, Kecamatan Walenrang, Rabu (27/5/2026).

Kehadiran Wakil Bupati di tengah masyarakat menjadi momentum memperkuat silaturahmi serta kebersamaan pada perayaan Idul Adha. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan pemerintah daerah terkait penguatan nilai kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu menyampaikan pesan Bupati Luwu, Patahudding, yang mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai sarana memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan.

“Ibadah kurban mengandung makna mendalam tentang ketaatan kepada Allah SWT sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama. Semangat berbagi hendaknya terus kita manifestasikan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya berhenti pada perayaan Idul Adha,” pesan Bupati Luwu yang disampaikan Wakil Bupati.

Ia juga menyampaikan bahwa berbagai persoalan sosial, seperti kemiskinan, stunting, hingga anak tidak sekolah, memerlukan perhatian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Usai melaksanakan Shalat Idul Adha, Wakil Bupati Luwu bersama Ketua Bidang I TP-PKK Kabupaten Luwu, Nilasari Dhevy Bijak, beserta keluarga melanjutkan ziarah ke makam almarhum Syukur Bijak Pawindu, mantan Wakil Bupati Luwu periode 2009-2014 dan 2019-2023 yang juga ayahanda Wakil Bupati Luwu.

Pelaksanaan Idul Adha tahun ini juga diiringi tingginya partisipasi masyarakat dalam berkurban. Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Luwu, jumlah hewan kurban yang tersebar di 22 kecamatan mencapai 2.272 ekor sapi dan 109 ekor kambing.

Pemerintah Kabupaten Luwu berharap semangat Idul Adha terus menjadi energi kebersamaan dalam memperkuat kepedulian sosial dan mendukung pembangunan yang lebih merata bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Luwu terus memperkuat upaya peningkatan gizi masyarakat dan percepatan penurunan stunting melalui S...
25/05/2026

Pemerintah Kabupaten Luwu terus memperkuat upaya peningkatan gizi masyarakat dan percepatan penurunan stunting melalui Sosialisasi GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) di Kantor Desa Bonelemo, Kecamatan Bajo Barat, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perikanan Kabupaten Luwu tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari kader PKK, ibu hamil, ibu balita, pelajar, masyarakat umum, serta unsur pemerintah setempat.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Kurnia Patahudding, menegaskan pentingnya membiasakan konsumsi ikan sejak usia dini guna mendukung tumbuh kembang anak dan mencegah stunting.

“Ikan memiliki kandungan protein, kalsium, dan vitamin yang sangat baik untuk pertumbuhan anak. Karena itu pola konsumsi keluarga harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya ikan dan tanaman pangan guna membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Menurut Kurnia, kesadaran keluarga terhadap pola makan sehat menjadi faktor penting dalam menekan angka stunting di daerah.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu, Moch. Arsal Arsyad, mengatakan sektor perikanan menjadi bagian dari program prioritas pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Ia menjelaskan Kabupaten Luwu memiliki potensi besar di sektor perikanan tangkap maupun budidaya air tawar yang dapat dikembangkan sebagai sumber pangan bergizi sekaligus usaha produktif masyarakat.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya gemar makan ikan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha perikanan yang bernilai ekonomi bagi keluarga,” katanya.

Selain sosialisasi konsumsi ikan, pemerintah daerah juga mendorong pengembangan budidaya ikan air tawar, pemanfaatan pekarangan produktif, hingga penguatan usaha ekonomi keluarga melalui pengolahan hasil perikanan.

Melalui program GEMARIKAN, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan bergizi terus meningkat sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Luwu, Nila Sari, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Erham Lanco, Kepala Dinas Kesehatan dr. Rosnawary, Kepala Dinas Kominfo Muhammad, serta Camat Bajo Barat, Imrang Salang.

22/05/2026

Bupati Luwu, Patahudding, turun langsung ke sawah melakukan penanaman padi pada pencanangan dan penanaman perdana IP 300 di Kecamatan Ponrang, Kamis, 21 Mei 2026.
Dengan menggunakan metode TABELA, Bupati bersama petani dan jajaran terkait melakukan penanaman sebagai bentuk dukungan percepatan tanam dan peningkatan produktivitas pertanian.

Bupati Luwu, Patahudding, bersama Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung pelaksanaan uji kompete...
22/05/2026

Bupati Luwu, Patahudding, bersama Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung pelaksanaan uji kompetensi dan asesmen empat pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Luwu yang mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi Sekretaris Daerah, Jumat (22/5/2026).

Pelaksanaan asesmen berlangsung di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar. Kehadiran Bupati menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap proses seleksi yang mengedepankan prinsip profesionalisme dan sistem merit dalam pengisian jabatan strategis.

Empat peserta yang mengikuti tahapan seleksi yakni Achmad Awwabin yang saat ini menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Luwu, Enrika selaku Kepala Badan Kesbangpol Luwu, Kasmuddin sebagai Sekretaris DPRD Luwu, serta Muhammad Rudi yang menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sekaligus Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu.

Dalam asesmen tersebut, peserta mengikuti sejumlah tahapan mulai dari simulasi analisis kasus, in-tray exercise, Leadership Group Discussion (LGD), hingga psikotes. Rangkaian ini dilakukan untuk mengukur kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta kesiapan peserta dalam menduduki jabatan Sekda.

Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan bahwa proses seleksi Sekretaris Daerah harus mampu menghasilkan figur terbaik yang dapat mendukung jalannya pemerintahan dan percepatan pembangunan daerah.

"Jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan roda pemerintahan. Karena itu, proses seleksi ini harus melahirkan sosok yang memiliki kompetensi, integritas, kemampuan kepemimpinan, dan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Patahudding.

Ketua Panitia Seleksi, Jufri Rahman, sebelumnya menjelaskan tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan penelusuran rekam jejak, penulisan makalah, serta wawancara mendalam.

"Setelah asesmen selesai, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti penilaian makalah dan wawancara bersama tim pansel pada Sabtu mendatang," ujarnya.

Melalui proses seleksi yang ketat, Pemerintah Kabupaten Luwu diharapkan memperoleh figur Sekretaris Daerah yang memiliki kapasitas, integritas, serta kepemimpinan yang mampu memperkuat pelayanan publik dan mendukung pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Luwu terus memperkuat produktivitas sektor pertanian melalui program indeks pertanaman IP300 atau p...
21/05/2026

Pemerintah Kabupaten Luwu terus memperkuat produktivitas sektor pertanian melalui program indeks pertanaman IP300 atau pola tanam tiga kali setahun, sekaligus memperketat pengawasan terhadap tata niaga hasil pertanian masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Luwu, Patahudding, saat menghadiri Tudang Sipulung Tingkat Kabupaten Luwu dirangkaikan launching pupuk bersubsidi bidang perikanan, dan pelepasan petugas pengawas hewan kurban 1447 Hijriah/2026 Masehi di Lapangan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum dialog antara pemerintah daerah, penyuluh, KTNA, petani, dan nelayan dalam membahas penguatan ketahanan pangan, peningkatan produksi pertanian, serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Islamuddin, mengatakan program IP300 merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan hasil produksi pertanian melalui optimalisasi lahan dan pola tanam.

Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Kabupaten Luwu sehingga membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk dalam menghadapi potensi musim kemarau dan ancaman kekeringan.

“Program IP300 ini merupakan upaya pemerintah meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. Kita berharap pola tanam ini dapat berjalan maksimal meski menghadapi tantangan perubahan cuaca,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, Ketua KTNA Kabupaten Luwu, Dahsyan Lubis, menyampaikan keluhan petani terkait dugaan kecurangan penimbangan hasil panen yang dinilai merugikan petani.

Menanggapi hal itu, Bupati Luwu menegaskan pemerintah daerah akan menurunkan petugas pengawas timbangan guna memastikan proses transaksi hasil pertanian berjalan adil dan transparan.

“Terkait timbangan, insyaallah kami akan turun melakukan pengawasan agar petani tidak dirugikan,” kata Patahudding.

Selain itu, Patahudding menegaskan seluruh bantuan pemerintah di sektor pertanian dan perkebunan tidak dipungut biaya. Ia meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan adanya pungutan dalam penyaluran bantuan.

Pemerintah Kabupaten Luwu juga terus memperkuat dukungan bagi petani melalui bantuan alsintan, alat pasca panen, pupuk subsidi, hingga pengembangan komoditas perkebunan seperti kakao, pala, dan kopi arabika.

“Bantuan pemerintah tidak ada bayar-bayar. Kalau ada yang meminta uang terkait bantuan pertanian, silakan laporkan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga meluncurkan pupuk subsidi bidang perikanan sebagai bentuk dukungan terhadap produktivitas tambak masyarakat serta melepas petugas pengawas hewan kurban untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan menjelang Iduladha 1447 Hijriah.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Islamuddin, Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu, Moch. Arsal Arsyad, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Luwu, Bustam, serta para camat se-Kabupaten Luwu.

Pemerintah Kabupaten Luwu berharap kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan masyarakat dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.

Address

Belopa

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemkab Luwu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pemkab Luwu:

Share