Pemkab Luwu

Pemkab Luwu Fanspage Resmi Pemerintah Kabupaten Luwu

LPemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani...
31/08/2026

LPemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani melalui dukungan sarana dan prasarana, pendampingan, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan akses pasar. Hal tersebut disampaikan Bupati Luwu, Patahudding, saat menghadiri Pesta Syukur Hasil Panen masyarakat Kelurahan Lindajang, Kecamatan Suli Barat, Senin (31/8/2026).

Pesta syukur panen menjadi momentum masyarakat Kelurahan Lindajang untuk mengungkapkan rasa syukur atas hasil pertanian yang diperoleh sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dengan pemerintah daerah.

Tokoh masyarakat Lindajang, Hasan Rijal, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Luwu bersama rombongan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pesta panen merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas nikmat dan hasil yang diberikan Tuhan.

“Kami sangat bergembira karena Bupati dan rombongan bisa menyempatkan diri hadir di acara kami. Alhamdulillah, kami bisa melaksanakan pesta panen dan merasa bersyukur atas nikmat Tuhan yang diberikan kepada kami,” ujar Hasan Rijal.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu, Patahudding, mengatakan pembangunan pertanian membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus berupaya menghadirkan dukungan yang dapat mendorong produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Pemerintah Kabupaten Luwu akan terus berupaya memberikan dukungan terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui penguatan sarana dan prasarana, pendampingan, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan pasar,” kata Patahudding.

Menurutnya, pembangunan pertanian tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan antara pemerintah, petani, penyuluh, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan dan persatuan. Kebersamaan tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harapan saya, kita jaga persaudaraan dan jaga persatuan. Insyaallah, rezeki juga akan datang dengan melimpah,” tuturnya.

Selain sektor pertanian, Bupati Luwu juga menyampaikan sejumlah perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan lingkungan dan infrastruktur. Pemerintah Kabupaten Luwu akan memberikan dukungan bagi desa yang mampu menjaga kebersihan lingkungannya. Ia juga menyampaikan target pemanfaatan dukungan pembangunan jalan pada 2026 serta rencana program penguatan tebing pada 2027.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut mengingatkan pentingnya perhatian bersama terhadap generasi muda agar terhindar dari pergaulan yang tidak baik.

“Jaga semua anak-anak kita dari pergaulan yang tidak baik. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” pesannya.

Bupati juga menyampaikan perhatian pemerintah daerah terhadap kehidupan keagamaan masyarakat, termasuk rencana program pemberangkatan umrah bagi imam masjid dengan indikator partisipasi jamaah dalam salat Subuh.

Rangkaian Pesta Syukur Hasil Panen Kelurahan Lindajang turut diisi dengan penyerahan penghargaan kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Tabligh Akbar.

Selain itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Kurniah Patahudding, didampingi Ketua Bidang I TP-PKK Kabupaten Luwu, Nila Sari Dhevy Bijak, melakukan penilaian sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba rakki antarlingkungan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Luwu Sukardi dan Akbar Sunali, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, Plt. Pabung Luwu CBA Sudirman, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Rosnawary Basir, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Luwu Ikhsan Assad, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Kabupaten Luwu Imran, serta jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Kelurahan Lindajang.

Pesta syukur panen di Lindajang diharapkan tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, persatuan, dan kolaborasi masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Luwu.

Bupati Luwu, H. Patahudding, selaku Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Luwu, menjadi pembina Apel B...
31/08/2026

Bupati Luwu, H. Patahudding, selaku Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Luwu, menjadi pembina Apel Besar Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Luwu dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Senin (31/8/2026).

Dalam amanat Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang disampaikan Bupati Luwu selaku pembina apel, disebutkan bahwa peringatan Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional XII Tahun 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

Tema tersebut menjadi bagian dari komitmen Gerakan Pramuka untuk mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, energi dan air sebagai bagian dari penguatan ketahanan dan kemandirian nasional.

Menurutnya, swasembada pangan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan tanam dan panen, tetapi juga membutuhkan pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk memahami dan ikut menyelesaikan berbagai persoalan nyata di lingkungannya.

“Gerakan Pramuka terus berupaya menghadirkan pendidikan yang mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan dengan tetap berpegang pada Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka sebagai karakter, etika, gotong royong dan semangat kebangsaan,” demikian amanat yang disampaikan Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka untuk terus memperkuat sinergi dan kebersamaan yang telah terbangun. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar pembinaan generasi muda dapat memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat dan kemajuan bangsa.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, dalam laporannya menyampaikan bahwa Apel Besar Gerakan Pramuka yang seharusnya dilaksanakan pada 14 Agustus 2026 ditunda hingga 31 Agustus karena padatnya rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan pelaksanaan Jambore Nasional XII.

“Karena padatnya kegiatan tujuhbelasan dan kegiatan Jambore Nasional XII, maka kegiatan ini kita tunda pada hari ini, 31 Agustus 2026,” ujarnya.

Ia juga melaporkan bahwa Kwarcab Gerakan Pramuka Luwu telah mengirim kontingen untuk mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026.

Kontingen tersebut terdiri atas dua regu putra dan dua regu putri dengan jumlah 32 peserta, serta didampingi sembilan orang pimpinan kontingen dan pembina pendamping.

Apel Besar tersebut turut diisi dengan parade tongkat oleh Pramuka Penggalang binaan Kwarcab Gerakan Pramuka Luwu serta parade semaphore yang melibatkan gabungan SMA dan SMK.

Turut hadir Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwarcab Luwu, Pabung Kodim 1403 Sawerigading Kabupaten Luwu selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwarcab Luwu, Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Luwu selaku Wakil Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Luwu, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi selaku Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Luwu, para Kepala OPD selaku anggota Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwarcab Luwu, serta jajaran pengurus Gerakan Pramuka Kwarcab Luwu.

Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu menyambut kedatangan Menteri Koperasi RI, Ferry Joko Juliantono, di Bandara ...
29/08/2026

Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu menyambut kedatangan Menteri Koperasi RI, Ferry Joko Juliantono, di Bandara Bua I Lagaligo Bua, Sabtu (29/8/2026).

Menteri Koperasi RI tiba di Kabupaten Luwu dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Tana Toraja. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Luwu menyampaikan sejumlah hal terkait pengembangan koperasi dan kebutuhan masyarakat pesisir di Kabupaten Luwu.

Wabup Dhevy melaporkan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Luwu saat ini telah mencapai 60 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 41 unit telah selesai dibangun dan siap beroperasi.

Ia berharap kunjungan Menteri Koperasi dapat memberikan perhatian terhadap percepatan pembangunan dan operasional KDKMP di Kabupaten Luwu.

Selain sektor koperasi, Wabup Dhevy juga menyampaikan kondisi geografis Kabupaten Luwu yang memiliki wilayah pesisir cukup panjang sehingga membutuhkan dukungan bagi masyarakat, khususnya para nelayan.

Terkait pembangunan Kampung Nelayan, Wabup menyampaikan bahwa telah terdapat sinergi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan Kampung Nelayan di Kabupaten Luwu.

“Untuk kampung nelayan sudah ada sinergi dengan lintas kementerian, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kita akan dibantu juga terkait pembangunan Kampung Nelayan,” ujar Wabup Dhevy.

Wabup juga menyampaikan kebutuhan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di wilayah pesisir Kabupaten Luwu. Keberadaan SPBUN dinilai penting untuk memudahkan nelayan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) guna mendukung aktivitas melaut.

Menurutnya, Menteri Koperasi memberikan dukungan terkait pengurusan SPBUN. Pemerintah Kabupaten Luwu selanjutnya akan segera melakukan koordinasi untuk menindaklanjuti pengajuan pembangunan SPBUN tersebut.

“Alhamdulillah, melalui penyampaian tadi, beliau juga akan membantu untuk pengurusan SPBUN. Sehingga kami akan segera berkoordinasi untuk pengajuan SPBUN ini,” katanya.

Wabup Dhevy berharap dukungan pemerintah pusat tersebut dapat mempercepat penguatan koperasi, pembangunan Kampung Nelayan, serta pemenuhan kebutuhan BBM bagi nelayan di Kabupaten Luwu.

Turut mendampingi Wakil Bupati Luwu dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perpustakaan Saiful Latif, Kepala Dinas Pariwisata Mulianto Taro, Kepala Satpol PP Andi Ibrahim Sikki, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Zulkarnain, Sekretaris Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Hj. Kurni, serta Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Irwan.

28/08/2026
Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, membuka kegiatan syukuran dan pesta panen Desa Binturu, Kecamatan Larompong...
26/08/2026

Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, membuka kegiatan syukuran dan pesta panen Desa Binturu, Kecamatan Larompong, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan turnamen sepak bola dan bola voli sebagai wujud rasa syukur masyarakat sekaligus menjadi wadah mempererat silaturahmi dan pembinaan potensi olahraga generasi muda.

Pembukaan turnamen sepak bola ditandai dengan tendangan bola pertama yang dilakukan oleh Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, sebagai tanda dimulainya rangkaian pertandingan yang berlangsung hingga 12 September 2026.

Ketua Panitia, Mawardi, dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen berlangsung mulai 26 Agustus hingga 12 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti 16 klub sepak bola se-Kecamatan Larompong, serta masing-masing 16 klub untuk kategori bola voli putra dan putri.

Menurutnya, pelaksanaan turnamen tidak hanya menjadi bagian dari perayaan syukuran pesta panen, tetapi juga diarahkan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat serta menjaring bibit-bibit atlet potensial yang dapat dikembangkan ke tingkat yang lebih tinggi.

Anggota DPRD Kabupaten Luwu, Basaruddin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur masyarakat Desa Binturu. Ia juga menyebutkan bahwa lapangan olahraga yang digunakan dalam turnamen tersebut untuk pertama kalinya dimanfaatkan dalam kegiatan masyarakat.

"Ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat Desa Binturu. Lapangan ini juga perdana digunakan. Kegiatan seperti ini rutin kami laksanakan dan menjadi manifestasi dari rasa syukur masyarakat," ujarnya.

Ia berharap berbagai kebutuhan masyarakat Desa Binturu dapat terus mendapat perhatian pemerintah daerah.

Menyampaikan sambutan Bupati Luwu, Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, mengapresiasi masyarakat Desa Binturu dan panitia yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

"Saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Desa Binturu dan seluruh panitia yang telah melaksanakan turnamen ini sebagai bagian dari syukuran pesta panen. Saya berharap kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan lancar," kata Muh. Dhevy.

Menurutnya, kegiatan olahraga yang digelar masyarakat memiliki manfaat yang lebih luas, tidak hanya sebagai sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan.

"Turnamen ini tentunya merupakan kegiatan positif. Bukan hanya untuk menjalin silaturahmi, tetapi juga untuk menumbuhkan bakat. Ini menjadi wadah bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka dan bisa menjadi batu loncatan untuk mengembangkan potensi ke depan," lanjutnya.

Wakil Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperhatikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembangunan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat harus dilakukan melalui proses perencanaan serta dukungan DPRD Kabupaten Luwu.

"Tentu saya punya kewajiban untuk memperhatikan apa yang dicita-citakan oleh masyarakat. Semua keinginan dan rancangan pemerintah, kalau tidak disetujui oleh DPRD, tentu tidak akan berjalan. Kalau sudah mendapat persetujuan, insyaallah apa yang menjadi keinginan masyarakat dapat kita laksanakan," jelasnya.

Ia berharap kegiatan syukuran dan pesta panen tersebut dapat terus menjadi tradisi positif yang memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta olahraga dari Desa Binturu dan Kecamatan Larompong.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, Forkopimcam Kecamatan Larompong, Camat Larompong Masdin, Kepala Desa Binturu Udin, serta Sekretaris Umum PSSI Luwu Parambung.

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi menyampaikan paparan mengenai pembangunan Manajemen Talenta Aparatur Sip...
26/08/2026

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi menyampaikan paparan mengenai pembangunan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu pada kegiatan Ekspose Manajemen Talenta, di Toraja Room, Lobby Utama Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (26/8/2026).

Dalam paparannya, Muhammad Rudi menjelaskan pelaksanaan Manajemen Talenta ASN di Kabupaten Luwu, mulai dari kondisi data ASN, proses akuisisi dan pemetaan talenta, hingga perencanaan suksesor dan pengembangan talenta.

Ia menyampaikan, pembangunan Manajemen Talenta bukan sekadar pemenuhan amanat regulasi, tetapi menjadi bagian dari transformasi pengelolaan ASN agar lebih profesional, objektif, transparan dan berbasis sistem merit.

Penerapan Manajemen Talenta juga diarahkan untuk mendukung visi Kabupaten Luwu, yakni “Luwu Unggul, Berkarakter dan Berbasis Agribisnis”, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berkarakter, inovatif dan adaptif.

“Melalui Manajemen Talenta, proses promosi, mutasi, pengembangan karier hingga penempatan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi dan potensi, bukan semata berdasarkan senioritas,” ujar Muhammad Rudi dalam paparannya.

Dari sisi data kepegawaian, disampaikan bahwa jumlah ASN Kabupaten Luwu pada 2025 sebanyak 9.920 orang, terdiri dari 4.718 PNS, 1.840 PPPK penuh waktu dan 3.362 PPPK paruh waktu. Sementara itu, per 14 Agustus 2026, sebanyak 6.563 ASN PNS dan PPPK penuh waktu telah berhasil disinkronisasikan dengan aplikasi Simata.

Dalam proses akuisisi talenta, Pemerintah Kabupaten Luwu juga telah memetakan kebutuhan jabatan, termasuk jabatan yang saat ini kosong maupun yang diproyeksikan kosong akibat memasuki masa pensiun.

Muhammad Rudi menjelaskan bahwa kondisi pemetaan talenta yang belum sepenuhnya menunjukkan posisi ideal pada sejumlah jabatan lebih banyak dipengaruhi oleh belum lengkapnya data potensi, pengembangan kompetensi dan penghargaan yang terakomodir dalam aplikasi Simata.

Untuk memperkuat pemetaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu merencanakan pelaksanaan profiling ASN pada Oktober 2026, termasuk bagi JPT, sekaligus memperkuat sistem penghargaan bagi ASN berprestasi. Peremajaan data ASN melalui aplikasi MyASN juga terus didorong agar data pengembangan kompetensi dapat diperbarui.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan simulasi aplikasi Simata yang diperagakan oleh admin Simata Pemerintah Kabupaten Luwu.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah panelis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), yakni Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Herman, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier BKN Samsul Hidayat, Direktur Jabatan Fungsional Manajemen ASN BKN Sri Gantini, serta Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar Nanang Subandi.

Muhammad Rudi dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu, Muhammad Arsyad, dan Kepala Bidang Mutasi dan Kinerja Aparatur BKPSDM Kabupaten Luwu, Prima Agung Palupi.

Tim Pembina Posyandu Kabupaten Luwu menggelar rapat dan koordinasi untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi li...
26/08/2026

Tim Pembina Posyandu Kabupaten Luwu menggelar rapat dan koordinasi untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengelolaan Posyandu era baru. Kegiatan berlangsung di Ruang Lounge Kantor Bupati Luwu, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Kurniah Patahudding dan diikuti sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta jajaran Tim Pembina Posyandu Kabupaten Luwu.

Sebagai pemateri, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Luwu, Achmad Awwabin, menekankan bahwa paradigma Posyandu saat ini tidak lagi sebatas pelayanan penimbangan dan pengukuran, khususnya bagi bayi dan balita, tetapi telah berkembang menjadi pusat pelayanan terpadu yang membutuhkan keterlibatan berbagai sektor.

“Posyandu ini bukan hanya untuk menimbang dan mengukur, tetapi Posyandu ini adalah pos pelayanan terpadu. Karena itu, kami mengundang OPD terkait. Kita harus menyamakan persepsi dan saling berkoordinasi agar masyarakat benar-benar merasakan dampaknya,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, sejumlah kepala OPD yang hadir turut menyampaikan masukan dan saran terkait penguatan peran Posyandu, termasuk kebutuhan koordinasi, dukungan program dan anggaran, serta peningkatan kapasitas kader.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Kurniah Patahudding, mengatakan penguatan Posyandu membutuhkan kerja sama yang baik antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, OPD terkait, kader, serta seluruh unsur masyarakat.

Menurutnya, kader dan pengelola Posyandu harus mampu menangkap berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat, kemudian mencatat dan memilah persoalan tersebut berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas untuk dikoordinasikan kepada pemerintah daerah.

“Kita harus betul-betul menjalin kerja sama, berkoordinasi dan berkolaborasi dengan baik dengan pemerintah desa supaya semua keluhan masyarakat dapat kita dapatkan. Bukan hanya menampung, tetapi bagaimana kita mencari jalan keluar agar persoalan mereka dapat diselesaikan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pencatatan setiap aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang ditemukan melalui pelayanan Posyandu. Hal tersebut dinilai penting agar persoalan di tingkat masyarakat dapat ditindaklanjuti secara tepat sesuai kewenangan dan prioritas pemerintah.

Ia menilai penguatan peran kader menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan transformasi Posyandu. Karena itu, dukungan terhadap kader, termasuk melalui peningkatan kapasitas dan pemenuhan kebutuhan operasional, perlu menjadi perhatian bersama.

“Untuk itu kita harus berkolaborasi dengan baik dan menghilangkan sekat-sekat yang ada agar kita dapat menyelesaikan tugas kita sebagai pelayan masyarakat,” katanya.

Rapat dan koordinasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan kegiatan secara daring melalui Zoom bersama pihak terkait untuk memperkuat pemahaman dan koordinasi mengenai pelaksanaan Posyandu era baru.

Kegiatan turut dihadiri Kepala BPBD Kabupaten Luwu, Andi Baso Tenriasa Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Rosnawary Basir, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Luwu, Elnita Pakolo, serta Ketua Bidang I Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Nila Sari Dhevy Bijak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, hadir mewakili Bupati Luwu, H. Patahudding, pada Pembukaan Ekspose Mana...
25/08/2026

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, hadir mewakili Bupati Luwu, H. Patahudding, pada Pembukaan Ekspose Manajemen Talenta Tahap II se-Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri para kepala daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu, Muhammad Arsyad, serta jajaran pemerintah daerah dan BKN.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menerapkan manajemen talenta dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, manajemen talenta menjadi bagian penting dalam memastikan penempatan dan pengembangan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi, kinerja, serta kebutuhan organisasi.

“Sulawesi Selatan harus semuanya manajemen talenta,” tegas Andi Sudirman.

Ia menjelaskan, penerapan manajemen talenta memungkinkan pemerintah memiliki sistem yang lebih baik dalam menyiapkan ASN untuk mengisi jabatan sesuai kompetensi.

Sementara itu, Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, dalam arahannya manajemen talenta ASN merupakan bagian dari upaya mewujudkan Sulawesi Selatan yang maju dan berkarakter.

Ia menekankan pentingnya pendekatan baru dalam pengelolaan ASN untuk menjawab tantangan pemerintahan saat ini.

“Kita tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah saat ini dengan pendekatan masa lalu,” ujarnya.

Menurut Zudan, manajemen talenta memberikan ruang bagi pemerintah untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan menempatkan ASN berdasarkan potensi serta kompetensinya sehingga kebutuhan organisasi dapat dipenuhi secara lebih tepat.

Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, Nanang Subandi, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh 25 instansi pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan telah melaksanakan ekspose pembangunan manajemen talenta.

Dengan capaian tersebut, Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama di wilayah kerja Regional IV BKN Makassar sekaligus wilayah di luar Jawa yang seluruh kabupaten/kotanya telah melaksanakan ekspose pembangunan manajemen talenta.

Keikutsertaan Kabupaten Luwu dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola ASN melalui sistem manajemen talenta, sekaligus memastikan pengembangan karier ASN dilakukan secara terukur dan sesuai kebutuhan organisasi.

Bupati Luwu, H. Patahudding memaparkan rencana pembangunan bendung dan reservoar Sungai Bua dalam pertemuan bersama Kepa...
24/08/2026

Bupati Luwu, H. Patahudding memaparkan rencana pembangunan bendung dan reservoar Sungai Bua dalam pertemuan bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Herianto Waluyadi, beserta jajaran, di Makassar, Senin (24/8/2026).

Dalam pemaparannya, Bupati Luwu menyampaikan rencana pemanfaatan potensi air permukaan Sungai Bua sebagai sumber air baku untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kecamatan Bua.

Rencana pembangunan tersebut mencakup pembangunan bendung dan reservoar penampung air baku dengan target kapasitas 60 liter per detik, serta jaringan p**a pembawa air baku sepanjang 7,18 kilometer menuju titik distribusi.

Pasokan air baku tersebut direncanakan untuk mendukung kebutuhan permukiman, Sekolah Rakyat, fasilitas kesehatan, serta sejumlah kawasan dan infrastruktur strategis, termasuk Kawasan Industri Bua dan Bandara Lagaligo.

Bupati Luwu berharap rencana tersebut dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dan kajian teknis bersama, sehingga pembangunan bendung dan reservoar Sungai Bua dapat memberikan dukungan terhadap ketersediaan air baku yang berkelanjutan di kawasan Bua.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati untuk melakukan survei bersama sebagai langkah awal untuk menindaklanjuti rencana pembangunan bendung dan reservoar Sungai Bua.

Survei bersama tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran teknis mengenai kondisi dan potensi Sungai Bua serta menjadi bahan dalam menentukan langkah selanjutnya terkait rencana pembangunan.

Turut mendampingi Bupati Luwu dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Ichsan Asaad, Kepala Bappelitbangda Moch. Arsal Arsyad, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Imran, serta Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUTR R. Dani Mahendra.

Address

Belopa

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemkab Luwu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pemkab Luwu:

Shortcuts

Share