21/11/2014
BANYUMAS, suaramerdeka.com - Bocah Wlahar Wetan Kecamatan Kalibagor, Banyumas, Daffa Safiq Arifin (8) hanyut terbawa banjir Sungai Serayu, Kamis sore (20/11). Hingga Jumat (21/11) siang, korban belum ditemukan.
Orangtua Daffa, Slamet Priatin, menceritakan peristiwa itu terjadi kisaran pukul 15.00. Saat itu, Daffa sedang mandi di Serayu bersama adiknya, Fian, dan kedua rekannya.
Tidak disangka, Sungai Serayu tiba-tiba banjir meski tidak terjadi hujan. Fian dan kedua rekannya berhasil menyelamatkan diri, sementara Daffa hanyut.
"Waktu itu, Fian pulang langsung melapor. Saya pun langsung ke sungai untuk mencari," kata Slamet ditemui di rumahnya, Jumat (21/11) siang.
Namun sayang, Sungai Serayu sudah terlanjur banjir sehingga Slamet tidak bisa menemukan anak keduanya itu.
Mapolsek Kalibagor yang menerima laporan segera turun ke TKP guna melakukan pencarian bersama Tim SAR Gabungan, meliputi Tagana, Serayu Resque, Linmas, Rapi, Orari, hingga PMI Banyumas.
Pencarian korban dilakukan dengan menyisir Sungai Serayu dari TKP hingga Bendung Gerak Serayu Rawalo, sejauh puluhan kilometer. Namun hingga Jumat (21/11) siang, korban yang duduk di bangku kelas III SD Wlahar Wetan itu, belum ditemukan.
"Kami masih melakukan pencarian," kata Komandan Tagana Banyumas, Adi Chandra.
(Teguh Hidayat Akbar/CN41/SMNetwork)