23/03/2022
EMPAT PANATACARA DPD PPY BANTUL RAMAIKAN NIKAH BARENG SERBA EMPAT
Sebuah gelaran unik dilaksanakan Selasa kemarin (23/03), Nikah Bareng Nusantara yang merupakan persembahan 16 tahun Nikah Bareng Berkhidmat untuk Negeri dengan tema “Nikah Bareng Nusantara: Satukan Hati Jaga Alam, Bersama Melawan Pandemi”. Acara ini diselenggarakan oleh FORTAIS Indonesia (Forum Ta’aruf Indonesia), Sewon, Bantul, DIY bekerjasama Joglo Pring Waroeng nDesso. Menariknya lagi, acara di ikuti oleh peraga acara serba 4 (empat) disesuaikan dengan Level PPKM saat ini, yakni 4 (empat) pasang pengantin, 4 (empat) orang pemain biola dari Melody Violin School, 40 (empat puluh) orang bridesmide dari penata rias yg tergabung dalam Srikandi MUA Kabupaten Bantul. Tidak ketinggalan p**a, DPD PPY Kabupaten Bantul turut andil dengan mengirimkan 4 (empat) MC atau panatacara andalannya. Keunikan tidak berhenti sampai di sini, karena nikah massal ini dilaksanakan dengan mahar ingkung pertama di Indonesia, bahkan pertama di dunia.
Bertindak sebagai saksi nikah dalam gelaran ini, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bantul, Drs Didik Warsito MSi dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, H. Aidi Johansyah, S.Ag., M.M. Sementara prosesi Ijab Qabul dipimpin oleh Drs. Suryadi, Kepala KUA Kapanewon Pajangan.
“Kami sangat mengapresiasi dan antusias untuk turut bergabung dalam kegiatan ini, karena selain sangat unik juga mengedukasi masyarakat tidak hanya dalam hal kebudayaan, namun juga upaya untuk bersama-sama menjaga alam. Salah satu contohnya prosesi yag dilakukan berupa kirab kendi pengantin dilanjutkan penyiraman tanaman dengan air kendi sebagai simbol air kehidupan untuk alam” tutur Ahmad Efendi, Ketua DPD PPY Kabupaten Bantul memberikan apresiasi.
Selamat menempuh hidup baru bagi ke-4 pasangan pengantin, semoga bahagia hingga akhir usia. Bagi rekan-rekan yg masih jomblo, butuh pendamping hidup, jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi Fortais dalam program Golek Garwa. Semoga bersua dengan jodoh idaman.😁
Salam Budaya! Lestari Budayaku!