Melinda Gallery

Melinda Gallery Akan segera dirubah

Ulun Lampung tentu sudah sangat mengenal Pasar Bambu Kuning. Sentra perdagangan tekstil ini sudah menjadi salah satu iko...
01/03/2018

Ulun Lampung tentu sudah sangat mengenal Pasar Bambu Kuning. Sentra perdagangan tekstil ini sudah menjadi salah satu ikon belanja yang ada di Kota Tapis Berseri. Bahkan namanya dikenal hingga luar Lampung lho. . Lalu jadi pertanyaan mengapa nama pasar ini menggunakan bambu kuning? Berdasarkan sejarahnya, dulunya sekitar tahun 1890an akhir, di lokasi yang kini ramai oleh pedagang tersebut, adalah hutan bambu. Dan uniknya, bambu yang tumbuh di sana kebanyakan bambu yang berwarna kuning. . . Lalu mulailah ada masyarakat yang coba berjualan hasil bumi di sekitar hutan tersebut, karena di sini terdapat jalan menuju Gedong Tataan, Way Lima, Giseling (Gisting), dan Kota Agung yang diantaranya jadi daerah afdeling Belanda. Kala itu masyarakat mebuka warung-warung sederhana dari bambu dan kayu ataupun hanya membawa keranjang dagangan untuk kemudian di letakkan di pinggir jalan. Dan foto ini merupakan penampakan Pasar Bamboe Koening Tanjung Karang Lampung pada tahun 1894. Di foto oleh seorang warga Belanda Onbekend.

19/02/2018

Selamat hari seninnnnn...

GOLDEN MEMORIES

Indahnya generasi Yang lahir Tahun 1960-80an
(yg usianya skrg 30an - 50an tahun)

Sekedar anda tahu.
Kita yg lahir di tahun 1960-70-80an, adalah generasi yg layak disebut generasi paling beruntung.

Karena kitalah generasi yg mengalami loncatan teknologi yg begitu mengejutkan di abad ini, dg kondisi usia prima.
βœŒβœŠπŸ‘ŠπŸ‘

Sebagian kita pernah menikmati lampu petromax dan lampu minyak, sekaligus menikmati lampu bohlam, TL, hingga LED
Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati riuhnya suara mesin ketik.

Sekaligus saat ini jari kita masih lincah menikmati keyboard dari laptop kita.
πŸ“ƒπŸ“„πŸ“πŸ’»πŸ’»

Kitalah generasi terakhir yg merekam lagu dari radio dg tape recorder (kadang pitanya mbulet) kita.
Sekaligus kita juga menikmati mudahnya men download lagu dari gadget.
πŸ˜„πŸ”ŠπŸ“»πŸ“ΌπŸ“±

Kitalah generasi dg masa kecil bertubuh lebih sehat dari anak masa kini, karena lompat tali, loncat tinggi, petak umpet, gobak sodor, main kelereng, karetan,sumpit2an, galasin adalah permainan yg tiap hari akrab dg kita.
Sekaligus saat ini mata dan jari kita tetap lincah memainkan berbagai game di gadget .
πŸƒπŸŽˆπŸŠπŸ’ƒπŸ“±πŸ’»

Masa remaja.
Kitalah generasi terakhir yg pernah mempunyai kelompok/geng yg tanpa janji, tanpa telpon/sms tapi selalu bisa kumpul bersama menikmati malam minggu sampai pagi.
Karena kita adalah generasi yg berjanji cukup dg hati.
Kalau dulu kita harus bertemu untuk tertawa terbahak-bahak bersama.
Kini kitapun tetap bisa ber "'wkwkwkwk"
πŸ˜„πŸ˜ƒπŸ˜€πŸ˜πŸ˜›πŸ˜œπŸ˜‚''
Di grup Facebook/whatsApp .

πŸŽ‡πŸŒ πŸŒŒπŸŒˆ
Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati lancarnya jalan raya tanpa macet dimana-mana.
Juga bersepeda onthel / motor menikmati segarnya angin jalan raya tanpa helm di kepala
πŸ˜€πŸ˜ƒπŸ˜…πŸš΄ 🚡

Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati jalan kaki berkilo meter tanpa perlu berpikir ada penculik yg membayangi kita.
πŸ‘§πŸšΆπŸ‘¬πŸƒπŸ’ƒ
Kitalah generasi terakhir yg pernah merasakan nikmatnya nonton tv (ada yg cuman hitam putih layarnya) dg senang hati tanpa diganggu remote untuk pindah chanel sana sini rame rame satu kampung dengan powersupl aki yg jika strumnya akan hbs layarnya tv ciut tinggal separo πŸ˜”πŸ˜žπŸ˜žπŸ˜ž
Kita adalah Generasi yang selalu berdebar debar menunggu hasil cuci cetak foto, seperti apa hasil jepretan kita.
Selalu menghargai dan berhati2 dalam mengambil foto dan tidak menghambur hamburkan jepretan dan mendelete-nya jika ada hasil muka yang jelek.
Saat itu hasil dengan muka jelek kita menerimanya dengan rasa ihklas.

Ihklas dan tetap ihklas apapun tampang kita di dalam foto.
Tanpa ada editan Camera 360 photoshop atau Beauty face.
Betul2 generasi yg menerima apa adanya.

πŸ“·πŸ“ΈπŸ“ΈπŸ“ΈπŸ“ΈπŸ“·πŸ”
Kitalah generasi terakhir yg pernah begitu mengharapkan datangnya Pak Pos menyampaikan surat dari sahabat dan kekasih hati. πŸ˜πŸ“¬πŸ˜πŸ“©πŸ˜˜

Kita mungkin bukan generasi terbaik. Tapi kita adalah generasi yg LIMITED EDITION.

Kita adalah generasi yg patuh & takut kepada OrTu (meskipun sembunyi2 nakal & melawan) tp kita generasi yg mau mendengar & komunikatif thd anak cucu.

Itulah kita.... selalu bersyukur atas nikmat nyg telah kita terima
Anda di generasi itu?

Tag teman-teman seangkatan dan bagikan ini sebagai pengingat masa dahulu dan menjalani masa sekarang........πŸ˜πŸ™‚πŸ˜Š
Indahnya waktu itu..

25/06/2013

业 β€˜β€˜KISAH SEORANG IMAM MASJID’’ 业

Seorang imam masjid yang akan pergi menghadiri acara pesta pernikahan anak temannya. Sang imam pun mengendarai bus umum. Ongkos bus langsung dibayar ke sopir karena bus tidak memiliki kondektur. Setelah membayar, baru kemudian cari tempat duduk kosong.

Sang imam pun bayar ongkos pada sopir lalu menerima kembalian, sebab hari itu ia tidak punya uang pas. Baru kemudian duduk di bangku belakang yang kosong. Di tempat duduknya sang Imam menghitung uang kembalian dari sopir yang ternyata lebih Rp 500,- sejenak sang imam pun terpikir,

"Uang ini dikembalikan atau tidak yah...??? Ahh... cuma Rp 5000,- lagian dia (sopir) bukan orang muslim... Aku masukin saja ke kotak amal di masjid...???" (kata sang imam masjid dalam hati.)

Setelah sampai di tempat tujuan, sang imam pun hendak turun bus dengan berjalan melewati sopir bus tersebut. Dalam hatinya masih bergejolak atas uang Rp 500,- itu, antara dikembalikan atau tidak. Namun ketika sampai di dekat sopir, spontan sang imam pun mengulurkan uang Rp 500,-...

β€œUang kembaliannya lebih Rp 500,- ...!!!” (kata sang imam, sambil memberikan uang itu kepada sopir bus.)

Tanpa disangka tanpa disadari sopir itu mengacungkan jempol ke arah sang imam...

β€œAnda berhasil...!!!” (balas sang sopir sambil menerima uang kembalian dari si imam masjid.)

β€œApa maksud anda...???” (tanya imam masjid heran.)

β€œBukankah anda imam masjid yang di sana tadi...???” (tanya sang sopir sambil menunjud salah satu mesjid di daerah itu.)

β€œBetul...!!!” (jawab sang imam singkat.)

β€œSebenarnya sejak beberapa hari ini saya ingin datang ke masjid anda untuk belajar dan memeluk Islam. Tapi timbul keinginan di hati saya untuk menguji anda sebagai imam masjid, apa benar Islam itu seperti yang saya dengar yaitu; Jujur, Amanah dan sebagainya. Saya sengaja memberikan kembalian berlebih dan anda berhasil. Saya akan masuk Islam...!!!” (kata sang sopir dengan mantap.)

Alangkah tercengangnya imam masjid tersebut, sambil beristighfar meyesali apa yang dipikirkannya tadi. Hampir saja ia kehilangan kepercayaan hanya karna uang Rp 500,- itu....

Astaghfirullah...

*****
Semoga kisah ini jadi pelajaran buat kita semua Sahabat KC.C.L.M.dtmt untuk sentiasa bersikap sebagai seorang muslim sejati di mana saja, kapan saja dan di hadapan siapa saja.

Pengirim
β†’ Sahabat KC.C.L.M.dtmt

β€’β™₯β€’ β€˜β€˜Ρ•Ξ±Δ»Ξ±ΠΌ ΠΌΞ±Ξ·ΞΉΡ• Π²Ο…Ξ±Ρ‚ Ξ³Ξ±Ξ·Ο† вαςα’’ β€’β™₯β€’

Source;
β†’ I Love Youβ„’
β—¦β—¦β—¦β—¦β—¦
Gabung Juga Disini β†’ NANAS ≑ NASEHAT ISLAMICβ„’ Β€ Untuk membaca Tau'syiah Inspiratif Islami Lainnya.

Insya Allah Bermanfaat.

Address

Bandar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Melinda Gallery posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share