SD No 4 Abiansemal

03/02/2025

Upacara bendera adalah kegiatan sakral yang bisa menjadi sarana membangun budaya dalam rangka menumbuhkan nilai cinta bangsa dan tanah air.Tujuan upacara dilaksanakan selain sebagai tolak ukur pengamalan pancasila dan nasionalisme warga negaranya,dan sebagai sarana pembentukan karakter.Upacara pengibaran bendera di Indonesia biasanya dilaksanakan setiap hari besar nasional atau setiap hari senin oleh setiap instansi pemerintahan dan pendidikan.

06/01/2024

🙏🏻

Tes Kebugaran jasmani Siswa-siswi IV Abiansemal  bersama  di lapangan Kopral i wayan surem tadi pagiKebugaran jasmani ad...
29/03/2023

Tes Kebugaran jasmani Siswa-siswi IV Abiansemal bersama di lapangan Kopral i wayan surem tadi pagi

Kebugaran jasmani adalah Tes kebugaran jasmani adalah serangkaian latihan yang dapat membantu mengevaluasi kesehatan dan status fisik Anda secara keseluruhan. Tes ini terdiri dari tes kekuatan, kecepatan, kelincahan, kelenturan, dan daya tahan.

Nama lain dari kebugaran jasmani adalah physical fitness. Tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah untuk mengukur atau menilai kebugaran jasmani seseorang secara menyeluruh.

Kondisi jasmani yang bugar bisa menjauhkan Anda dari berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung dan pembuluh darah.

Selain itu, tubuh yang bugar akan menjadi lebih sehat dan bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Lantas, apa saja yang dilakukan pada tes kebugaran jasmani?

2. Tes daya tahan jantung dan paru-paru

Yang termasuk ke dalam macam-macam tes kebugaran jasmani adalah tes daya tahan jantung dan paru-paru.

Tujuan melakukan tes kebugaran jasmani ini adalah untuk mengukur seberapa efisien jantung dan paru-paru bekerja untuk memasok oksigen dan energi ke tubuh selama melakukan aktivitas fisik.

Tes daya tahan jantung dan paru-paru umumnya dilakukan dengan lari jarak 1km - 2,4 km tergantung kategori umurnya. Anda juga bisa sesekali berjalan kaki jika tidak kuat untuk berlari terus-menerus.

Lubdaka adalah seorang kepala keluarga yang menghidupi keluarganya dengan berburu binatang di hutan. Hasil buruannya seb...
20/01/2023

Lubdaka adalah seorang kepala keluarga yang menghidupi keluarganya dengan berburu binatang di hutan. Hasil buruannya sebagian ditukar dengan barang kebutuhan keluarga dan sebagian untuk dimakan bersama keluarganya. Dia sangat rajin bekerja serta cukup ahli, sehingga tidak heran bila dia selalu pulang membawa banyak hasil buruan.

Hari itu, Lubdaka berburu sebagaimana mestinya di dalam hutan. Dibawanya semua peralatan tanpa mengenal lelah. Akan tetapi hari itu berbeda dengan hari biasanya, hingga menjelang sore lubdaka belum juga memperoleh hasil buruannya. Kalau sampe aku pulang tidak membawa hasil buruan, makan apa keluargaku di rumah? Pikiran itu membuat lubdaka semangat makin tinggi, langka semakin cepat dan pandangan mata terus mencari binatang buruan. Tanpa terasa hari sudah gelap dan lubdaka berada di tengah hutan. Lubdaka memutuskan untuk tinggal di hutan dan mencari tempat yang aman.

Lubdaka melihat ada sebuah pohon bila yang cukup tua dan tampak kokoh di pinggir sebuah telaga air yang tenang. Dia memanjat batang pohon itu dan mencari posisi yang nyaman untuk bersandar. Lubdaka berusaha untuk tidak tidur karena takut bila terjatuh. Agar tidak tertidur lubdaka memetik satu per satu daun bila dan menjatuhkannya ke bawah, sehingga mengenai Lingga yang ada di bawahnya. Lubdaka sendiri tidak menyadari bahwa malam itu adalah malam Siwalatri, dimana Dewa Siwa tengah melakukan yoga.

Satu per satu daun berguguran, lubdaka mulai menyesali segala perbuatan jahat yang pernah dia lakukan sepanjang hidupnya. Di atas pohon lubdaka bertekad untuk berhenti menjadi pemburu.Lamunan panjang Lubdaka akan dosa-dosanya seolah mempercepat waktu. Rasanya baru sebentar saja Lubdaka melamun, tapi tahu-tahu pagi pun tiba. Itu menggambarkan bahwa dosa-dosa yang pernah dilakukannya sudah terlalu banyak dan tidak bisa diingatnya satu per satu lagi dalam waktu satu malam. Karena sudah pagi, ia berkemas-kemas pulang ke rumahnya. Sejak hari itu, Lubdaka beralih pekerjaan sebagai petani. Tapi, petani tidak memberinya banyak kegesitan gerak, sehingga tubuhnya mulai kaku dan sakit, yang bertambah parah dari hari ke hari. Hingga, akhirnya hal ini membuat Lubdaka meninggal dunia.

Dikisahkan selanjutnya, roh Lubdaka, setelah lepas dari jasadnya, melayang-layang di angkasa. Roh Lubdaka bingung tidak tahu jalan harus ke mana. Pasukan Cikrabala kemudian datang hendak membawanya ke kawah Candragomuka yang berada di Neraka. Di saat itulah, Dewa Siwa datang mencegah pasukan Cikrabala membawa roh Lubdaka ke kawah Candragomuka. Di situ, terjadi diskusi antara Dewa Siwa dengan pasukan Cikrabala. Menurut pasukan Cikrabala, roh Lubdaka harus dibawa ke neraka. Ini disebabkan, semasa ia hidup, ia kerap membunuh binatang. Pendapat itu mendapat tanggapan lain dari Dewa Siwa. Menurut Dewa Siwa, walaupun Lubdaka kerap membunuh binatang, tapi pada suatu malam di malam Siwaratri, Lubdaka begadang semalam suntuk dan menyesali dosa-dosanya di masa lalu. Sehingga, roh Lubdaka berhak mendapatkan pengampunan. Singkat cerita, roh Lubdaka akhirnya dibawa ke Siwa Loka.

Malam Siwaratri selalu dikaitkan dengan cerita Lubdaka yang dikarang oleh Mpu Tanakung seorang Mpu besar di zamannya. Siwaratri diartikan sebagai “malam Siwa” karena pada hari tersebut Tuhan yang bermanifestasi sebagai Sang Hyang Siwa / Dewa Siwa yang melakukan yoga semalam suntuk untuk melebur dosa manusia. Umat Hindu merayakan Hari Siwaratri untk memohon ampun atas dosa manusia yang telah dilakukan. Di malam Siwaratri ada tiga brata yang harus dilakukan:
1. Mona: Tidak Berbicara
2. Jagra: Tidak Tidur
3. Upavasa: Tidak Makan dan Minum
Siwaratri datang setahun sekali setiap purwani Tilem ke-7 (bulan ke-7) tahun Caka.

Sejalan dengan perkembangan dan kecerdasan spiritual di Jaman Kali, penafsiran kata “peleburan” menjadi kontroversi karena tidak sejalan dengan hukum karma. Semua punya sudut pandang dan cara tafsir yang berbeda-beda. Alangkah baiknya momentum malam Siwaratri ini guna penyadaran diri untuk memperbaiki kehidupan kita di dunia.

27/08/2022

Sabtu, 27 Agustus 2022 bertepatan dengan rahina Tumpek Uye, seluruh SD melaksanakan kegiatan persembahyangan bersama dalam Perayaan rahina Tumpek Uye. Persembahyangan bersama ini diikuti oleh seluruh warga sekolah Sd 4 Abiansemal Sesuai dengan Instruksi Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2022, Perayaan rahina tumpek uye merupakan wujud pelaksanaan nilai-nilai adiluhung Sad Kerthi sebagai tata t**i kehidupan masyarakat bali yang menyatu dan menjaga keseimbangan dan keharmonisan antara Alam Bali, Manusia / Krama Bali, dan Kebudayaan Bali yang meliputi adat-istiadat, tradisi, seni dan udaya, serta kearifan lokal secara sakala dan niskala.

Tumpek Uye atau Tumpek Kandang dirayakan setiap enam bulan sekali (210 hari) atau sesuai dengan penanggalan kalender bali jatuh pada setiap hari Sabtu Kliwon Wuku Uye. Makna dari upacara Tumpek Uye ini adalah sebagai wujud rasa syukur dan terima kasih kepada binatang karena dapat membantu dalam kehidupan manusia. Selain itu, Tumpek Uye atau Tumpek Kandang tidak hanya ditujukan kepada binatang saja akan tetapi juga pada pembersihan terhadap Bhuana Agung dan Bhuana Alit (dalam konteks manusia dan alam).

17/08/2022

Dirgahayu Indonesiaku🇮🇩🇮🇩
Soekarno membacakan proklamasi kemerdekaan didampingi Moh. Hatta di Jl. Pegangsaan Timur 56 Jakarta pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 jam 10.00 WIB.

Pembacaan Proklamasi dilanjutkan dengan pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih oleh Pemuda Suhud dan eks Shudancho Latif Hendraningrat. Kemudian upacara diakhiri dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya.

Meski berlangsung singkat, namun peristiwa proklamasi kemerdekaan mengandung arti sangat penting dan membawa perubahan sangat besar dalam kehidupan bangsa Indonesia, yaitu:

Proklamasi merupakan puncak perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaannya.
Dengan proklamasi berarti bangsa Indonesia mendapat kebebasan untuk menentukan nasibnya sendiri sebagai bangsa yang berdaulat.
Proklamasi merupakan jembatan emas untuk menuju masyarakat yang adil dan makmur.

Makna proklamasi kemerdekaan Indonesia
Bagi bangsa Indonesia, proklamasi merupakan sumber hukum pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Proklamasi merupakan alat untuk mencapai tujuan negara dan cita-cita bangsa Indonesia.

Berikut ini empat makna Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia:

Telah diserukan kepada warga dunia akan adanya sebuah negara baru yang terbebas dari penjajahan negara lain.
Telah lahir sebuah negara baru yang memiliki kedudukan yang sama dengan negara-negara lain yang telah ada sebelumnya.
Tonggak awal munculnya negara baru dengan tatanan kenegaraannya yang harus dihormati oleh negara-negara lain di dunia.
Puncak revolusi, tonggak sejarah perjuangan bangsa yang telah lama dilakukan untuk dapat terbebas dari belenggu penjajah.
Proklamasi mempunyai arti penting bagi bangsa Indonesia, yaitu:

Lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Titik tolak pelaksanaan amanat penderitaan rakyat
Puncak perjuangan pergerakan kemerdekaan
Faktor penentu pembentukan NKRI
Proses pembentukan NKRI melalui beberapa proses yang membutuhkan waktu yang lama.

Faktor yang menentukan pembentukan NKRI adalah:

Keinginan untuk merdeka dan lepas dari penjajahan.
Tujuan bersama untuk mewujudkan kemakmuran dan keadilan sebagai suatu bangsa.
Persamaan nasib karena dijajah bangsa asing.
Mempunyai tempat tinggal yang sama, yaitu kepulauan Indonesia.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya dengan urutan peristiwa sebagai berikut:

Terbentuknya kesadaran bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Tidak ada satupun bangsa di dunia ini yang berhak merebut kemerdekaan dengan menjajah bangsa lain.
Adanya pergerakan untuk melawan penjajah. Dimulai dari pergerakan yang sifatnya tradisional dan kedaerahan, kemudian berkembang menjadi pergerakan modern dan bersifat nasionalis.
Puncak perjuangan pergerakan kemerdekaan yang ditandai dengan dibacakannya Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945.
Penyusunan alat-alat kelengkapan negara.
Baca juga: Peristiwa Menjelang Proklamasi

Maksud dan tujuan Proklamasi kemerdekaan
Berikut ini maksud dan tujuan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia:

Melepaskan diri dari belenggu penjajahan bangsa lain.
Dapat mengejar segala ketertinggalan yang dialami oleh bangsa Indonesia dengan mengembangkan segala potensi yang dimilikinya.
Mencapai tujuan nasional bangsa.
Bangsa yang bersangkutan dapat hidup sederajat dengan bangsa-bangsa lain.
Bangsa yang bersangkutan dapat meningkatkan taraf kehidupan bangsanya.
Bangsa yang bersangkutan dapat meningkatkan taraf kecerdasan bangsanya.
Arti Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Arti Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ada dua, yaitu kepada dunia luar dan bagi bangsa Indonesia sendiri.

Berikut penjelasan arti Proklamasi Kemerdekaan RI:

Arti Proklamasi kepada dunia luar
Arti proklamasi kepada dunia luar adalah:

Bangsa Indonesia sejak saat itu sudah merdeka dan berdaulat
Bangsa Indonesia wajib dihormati oleh negara-negara lain secara layak sebagai bangsa dan negara yang mempunyai kedudukan yang sama dan sederajat, serta memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan bangsa-bangsa lain yang sudah merdeka dalam pergaulan antar bangsa di dalam hubungan internasional.

16/08/2022

Dirgahayu Negeriku Indonesia

Dirgahayu Baliku ke 64Dirgaharu indonesiaku ke 77Pulih lebih cepatBangkit lebih kuat💪🏻💪🏻
14/08/2022

Dirgahayu Baliku ke 64
Dirgaharu indonesiaku ke 77
Pulih lebih cepat
Bangkit lebih kuat💪🏻💪🏻

Sejarah singkat pulau baliBali adalah nama salah satu provinsi di Indonesia dan juga merupakan nama pulau terbesar yang ...
14/08/2022

Sejarah singkat pulau bali

Bali adalah nama salah satu provinsi di Indonesia dan juga merupakan nama pulau terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut. Selain terdiri dari Pulau Bali, wilayah Provinsi Bali juga terdiri dari pulau-pulau yang lebih kecil di sekitarnya, yaitu Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Lembongan, Pulau Nusa Ceningan, Pulau Menjangan dan Pulau Serangan.

Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota provinsinya ialah Denpasar yang terletak di bagian selatan pulau ini. Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu. Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan Australia. Bali juga dikenal dengan sebutan Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura.

Bali telah dihuni oleh bangsa Austronesia sekitar tahun 2000 sebelum Masehi yang bermigrasi dan berasal dari Taiwan melalui Maritime Asia Tenggara. Budaya dan bahasa dari Orang Bali demikian erat kaitannya dengan orang-orang dari kepulauan Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Oseania. Alat-alat batu yang berasal dari saat itu telah ditemukan di dekat desa Cekik di sebelah barat pulau Bali.

Pada masa Bali kuno, terdapat sembilan sekte Hindu yaitu Pasupata, Bhairawa, Siwa Shidanta, Waisnawa, Bodha, Brahma, Resi, Sora dan Ganapatya. Setiap sekte menghormati dewa tertentu sebagai Ketuhanan pribadinya. Budaya Bali sangat dipengaruhi oleh budaya India, Cina, dan khususnya Hindu, mulai sekitar abad 1 Masehi.

Nama Bali Dwipa (“pulau Bali”) telah ditemukan dari berbagai prasasti, termasuk pilar prasasti Blanjong yang ditulis oleh Sri Kesari Warmadewa pada tahun 914 Masehi yang menyebutkan “Walidwipa”.

Pada masa itu sistem irigasi Subak yang kompleks sudah dikembangkan untuk menanam padi. Beberapa tradisi keagamaan dan budaya masih ada sampai saat ini dan dapat ditelusuri kembali pada masa itu. Kerajaan Hindu Majapahit (1293-1520 Masehi) di Jawa Timur mendirikan sebuah koloni di Bali pada tahun 1343. Ketika masa kejayaan sudah menurun, ada eksodus besar-besaran dari intelektual, seniman, pendeta, dan musisi dari Jawa ke Bali pada abad ke-15.



14/08/2022

Selamat Ulang tahun ke 61 Pramuka Indonesia


Address

Br. Pande Desa Abiansemal
Badung
80352

Opening Hours

Monday 07:00 - 14:00
Tuesday 07:00 - 14:00
Wednesday 07:00 - 14:00
Thursday 07:00 - 14:00
Friday 07:00 - 14:00
Saturday 08:00 - 12:00

Telephone

+623614790958

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SD No 4 Abiansemal posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to SD No 4 Abiansemal:

Share

Category